Mendag Salahkan Importir soal Dwelling Time

Jum'at, 19 Juni 2015 - 16:07 WIB
Mendag Salahkan Importir...
Mendag Salahkan Importir soal Dwelling Time
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menyalahkan importir atas lamanya waktu sandar dan bongkar muat (dwelling time) di pelabuhan Indonesia.

Menurutnya, importir kerap memanfaatkan kemudahan proses perizinan yang berlaku di Indonesia. Betapa tidak, ‎importir baru mengurus perizinan saat barangnya sudah tiba di pelabuhan. (Baca: JK: Waktu Tunggu di Pelabuhan Lama, Wajar Jokowi Marah).

"Kemendag itu sistemnya sudah online semua. Dari 100%, mungkin hanya 7% yang menciptakan dwelling time tinggi. Tidak sedikit dari mereka itu, saat barangnya masuk dan membawa barangnya di pelabuhan, baru urus izinnya," tuturnya di gedung Kemenkominfo‎, Jakarta, Jumat (19/6/2015).

Bahkan, lanjut Bos Panasonic Gobel Indonesia ini, pengusaha juga kerap berulah dengan menahan barangnya di pelabuhan saat proses perizinan telah diselesaikan. Alasannya, menyimpan di pelabuhan lebih hemat dibanding disimpan di gudang.

"Kalau izin sudah beres‎, dia enggak keluarin barangnya. Karena lebih murah di pelabuhan dari pada di gudang," jelas dia.

Sebab itu, pihaknya saat ini tengah menggodok kebijakan agar setiap perusahaan wajib memiliki izin sebelum barangnya mendarat di pelabuhan.

"Supaya kita enggak dipermainkan. Kalau seperti orang mau naik pesawat, dicek lah ada visanya enggak. Dan kita lihat track record perusahaan, barangnya apa, kita akan cek," pungkas Rachmat Gobel.

Baca juga:

Menko Maritim Sepakat Jokowi Pecat Bawahannya

Jokowi Akan Copot Pejabat Kinerjanya Lambat

Pengusaha Dukung Presiden Bongkar Ketidakefisienan Pelindo II

Waktu Tunggu di Pelabuhan Seharusnya Tidak Lebih 3 Hari

(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
13 menit yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
43 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
2 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
2 jam yang lalu
Infografis
Gugatan PDIP soal Keabsahan...
Gugatan PDIP soal Keabsahan Pencalonan Gibran Ditolak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved