Tingkat Kemiskinan Ditarget Turun Jadi 10%

Senin, 22 Juni 2015 - 15:21 WIB
Tingkat Kemiskinan Ditarget...
Tingkat Kemiskinan Ditarget Turun Jadi 10%
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan penurunan tingkat kemiskinan menjadi 9%-10% dari jumlah penduduk Indonesia pada tahun depan.

Sementara kesenjangan pendapatan ditarget 0,39% dan tingkat pengangguran terbuka 5,2%-5,5%.

Deputi Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Bidang Kemiskinan, Ketenagakerjaan, dan Usaha Kecil Menengah Rahma Iryanti mengatakan, pemerintah akan fokus pada perlindungan sosial untuk meningkatkan pemerataan di Tanah Air.

"Ada tiga indikator yang akan dijadikan ukuran pemerataan," kata dia di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (22/6/2015)

Pertama, memperkuat pondasi ekonomi untuk menciptakan kesempatan kerja berkualitas. Kedua, pemenuhan pelayanan dasar yang efektif. Ketiga, mendorong perluasan penciptaan lapangan kerja dan usaha memberdayakan usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi.

Hal itu, kata dia, akan mendorong masyarakat yang kurang mampu agar bisa menjadi lebih mandiri. Pasalnya, usaha pemerataan dilakukan untuk mencegah penduduk miskin agar tak jatuh ke bawah garis kemiskinan.

"Target pemerintah ini adalah meningkatkan pelayanan di lokasi termiskin dan tertinggal di 11 kabupaten/kota di Indonesia," kata dia.

Selain itu, pemerintah juga akan terus menyalurkan bantuan, meliputi penyediaan Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat. Program bantuan beras miskin juga tengah diperbaiki agar kebijakannya lebih baik.

Sekadar informasi, jumlah penduduk miskin berdasarkan data Badan Pusat Statisik (BPS) pada tahun lalu mencapai 28,28 juta jiwa atau 11,25% dari jumlah penduduk Indonesia, naik dibanding tahun sebelumnya sebanyak 28.07 juta jiwa atau 11,37%.

Sementara tahun ini, jumlah penduduk miskin Indonesia diprediksi mencapai 30,25 juta jiwa atau 12,25% dari jumlah penduduk Indonesia, di antaranya karena naiknya sejumlah harga kebutuhan, di antaranya bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji, meningkatnya inflasi dan melemahnya rupiah.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Pencapaian Target SDGs...
Pencapaian Target SDGs Berubah, Ini Langkah Mitigasi Bappenas
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Bappenas: Data Kemiskinan...
Bappenas: Data Kemiskinan Naik Jelang Pilkada lalu Turun Setelahnya
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved