Target Lifting Gas 1,3 Juta BOEPD

Senin, 22 Juni 2015 - 17:01 WIB
Target Lifting Gas 1,3...
Target Lifting Gas 1,3 Juta BOEPD
A A A
JAKARTA - Pemerintah dan DPR menyepakati target produksi siap jual (lifting) gas bumi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016 sebanyak 1,1-1,3 juta barel oil per day (boepd).

“Atas usulan semua fraksi maka ditetapkan batas bawah 1,1 juta boepd dan semua sepakat bahwa batas bawah dapat disepakati bersama,” kata Wakil Ketua DPR Komisi VII Satya W Yudha di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/6/2016).

Satya sebagai pimpinan rapat merinci, Partai Golongan Karya (Golkar) mengusulkan lifting gas 1,1-1,3 juta boepd, Partai Demokrat 1,15-1,2 juta boepd, Partai Amanat Nasional (PAN) 1,1-1,2 juta boepd, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 1,1-1,2 juta boepd.

Sementara Partai Nasional Demokrat (Nasdem) 1,1-1,25 juta boepd, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1,125-1,225 juta boepd, Hanura 1,15-1,3 juta boepd, Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDIP) 1,1-1,2 juta boepd dan Partai Gerindra 1,2-1,3 juta boepd.

“Dari hasil usulan itu disepakati lifting gas 1,1-1,3 juta boepd,” terang Satya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menegaskan, akan berusaha mendorong pencapaian lifting gas yang telah disepakati antara pemerintah dan DPR tersebut.

Hal itu sebagai kompensasi target lifting minyak dalam RAPBN 2016 yang masih cukup rendah 800.000- 830.000 barel per hari (bph).

“Kami akan berusaha mengikuti usulan dari Komisi VII DPR, karena memang itu sudah menjadi tugas kami,” tuturnya.

Sementara anggota Komisi VII DPR Hary Purnomo mengatakan, target lifting migas yang telah ditetapkan dalam RAPBN tahun depan tidak jauh beda dengan tahun ini. Dia menganggap terdapat salah tata kelola migas sehingga perbedaan tidak signifikan.

“Artinya, tidak ada perbedaan lifting migas yang direncanakan di tahun depan dengan yang sekarang. Mohon maaf kalau saya bilang pasti ada sistem yang salah,” ujarnya.

Dia meminta pemerintah memperbaiki sistem tata kelola migas dan bekerja keras dalam mencapai lifting migas yang telah ditetapkan.

Sebelumnya pemerintah telah menetapkan target realistis lifting minyak dalam RAPBN 2016 sebesar 800.000- 830.000 bph.

Untuk mengejar target lifting minyak tahun depan, pemerintah masih tetap mengandalkan Lapangan Banyu Urip Blok Cepu yang puncak produksinya diperkirakan baru tercapai pada paruh pertama tahun ini.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lifting Gas Tembus 120%...
Lifting Gas Tembus 120% dari Target APBN Disebut Berkat Kerja Efektif
Ditanya Target Lifting...
Ditanya Target Lifting Migas 2023, Menteri ESDM: Minyaknya Enggak, Gas Insya Allah
Terungkap Ada Ladang...
Terungkap Ada Ladang Gas Raksasa di Indonesia, Ini Lokasinya
Asumsi ICP dan Lifting...
Asumsi ICP dan Lifting Migas Tahun 2022 Disepakati, Segini Besarannya
Lifting Migas 2021 Tak...
Lifting Migas 2021 Tak Capai Target, SKK Migas Beberkan Alasannya
Realisasi Lifting Migas...
Realisasi Lifting Migas di 2020 Capai 1.682 Mboepd
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
47 menit yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
1 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
1 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
3 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
3 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved