Harga Emas Antam Turun Lagi Mengekor Emas Global
Kamis, 25 Juni 2015 - 09:47 WIB
Harga Emas Antam Turun Lagi Mengekor Emas Global
A
A
A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini turun lagi Rp1.000/gram. Penurunan harga lanjutan ini mengekor harga emas global yang mendekati level terendah dua pekan.
Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Kamis (25/6/2015), harga jual emas dari Rp552.000/gram menjadi Rp551.000/gram dan buyback emas dari Rp494.000/gram menjadi Rp493.000/gram.
Adapun, ukuran 2 gram dihargai Rp1.060.000, dengan harga per gram Rp530.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.572.000 dengan harga Rp524.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.088.000 dengan harga per gram Rp522.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.610.000 dengan harga per gram Rp522.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.170.000, dengan harga per gram Rp517.000.
Harga emas 25 gram Rp12.850.000 dengan harga per gram Rp514.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.650.000, dengan harga per gram Rp513.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.250.000, dengan harga per gram Rp512.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp128.000.000, dengan harga per gram Rp512.000.
Emas ukuran 500 gram dihargai Rp255.800.000, dengan harga per gram Rp511.600. Namun emas ukuran ini sudah habis terjual.
Sementara emas global sedikit berubah pada hari ini, mendekati level terendah dua pekan karena investor menunggu berita hasil pembicaraan Yunani dengan kreditor internasional untuk mencegah gagal bayar (default) utang, sementara prospek kenaikan suku bunga AS juga mengekang harga.
Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot stabil di USD1.174,90/ons pada pukul 01.08 GMT atau 08.08 WIB, setelah kehilangan 2,2% dalam empat sesi terakhir. Harga jatuh ke level terendah sejak 8 Juni di USD1.171,03 pada hari kemarin.
Pembicaraan Athena dengan kreditor terhambat, sementara batas waktu pembayaran utang ke Dana Moneter Internasional (IMF) sebesar 1,6 miliar euro pada pekan depan mengancam Athena terlempar dari zona Eropa.
Emas, yang dipandang sebagai investasi aman selama masa ketidakpastian keuangan dan ekonomi, menghadapi tekanan tambahan dari menguatnya USD dan ekspektasi kenaikan suku bunga AS.
Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Kamis (25/6/2015), harga jual emas dari Rp552.000/gram menjadi Rp551.000/gram dan buyback emas dari Rp494.000/gram menjadi Rp493.000/gram.
Adapun, ukuran 2 gram dihargai Rp1.060.000, dengan harga per gram Rp530.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.572.000 dengan harga Rp524.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.088.000 dengan harga per gram Rp522.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.610.000 dengan harga per gram Rp522.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.170.000, dengan harga per gram Rp517.000.
Harga emas 25 gram Rp12.850.000 dengan harga per gram Rp514.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.650.000, dengan harga per gram Rp513.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.250.000, dengan harga per gram Rp512.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp128.000.000, dengan harga per gram Rp512.000.
Emas ukuran 500 gram dihargai Rp255.800.000, dengan harga per gram Rp511.600. Namun emas ukuran ini sudah habis terjual.
Sementara emas global sedikit berubah pada hari ini, mendekati level terendah dua pekan karena investor menunggu berita hasil pembicaraan Yunani dengan kreditor internasional untuk mencegah gagal bayar (default) utang, sementara prospek kenaikan suku bunga AS juga mengekang harga.
Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot stabil di USD1.174,90/ons pada pukul 01.08 GMT atau 08.08 WIB, setelah kehilangan 2,2% dalam empat sesi terakhir. Harga jatuh ke level terendah sejak 8 Juni di USD1.171,03 pada hari kemarin.
Pembicaraan Athena dengan kreditor terhambat, sementara batas waktu pembayaran utang ke Dana Moneter Internasional (IMF) sebesar 1,6 miliar euro pada pekan depan mengancam Athena terlempar dari zona Eropa.
Emas, yang dipandang sebagai investasi aman selama masa ketidakpastian keuangan dan ekonomi, menghadapi tekanan tambahan dari menguatnya USD dan ekspektasi kenaikan suku bunga AS.
(rna)
Lihat Juga :