Soal Ekonomi, Pemerintah Jangan Hanya Jadi Wasit
Jum'at, 26 Juni 2015 - 00:19 WIB
Soal Ekonomi, Pemerintah Jangan Hanya Jadi Wasit
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah harus melakukan kebijakan-kebijakan ekonomi yang berpihak pada kaum marjinal, tidak hanya jadi wasit. Kebijakan protektif diperlukan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat tertinggal.
Hal tersebut disampaikan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT). Dia mengatakan, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pembentukan lapangan kerja.
"Ya, pemerintah harus melakukan kebijakan-kebijakan, enggak bisa sebagai wasit. Tapi, perlu kebijakan yang protektif yang menguntungkan masyarakat yang ketinggalan. Salah satunya dengan pembentukan lapangan kerja," ujarnya di Jakarta, Kamis (25/6/2015)
Menurutnya, pemerintah Indonesia perlu menggeser strategi ekonomi yang sekarang berbasis konsumsi menjadi produktif. Ini jadi hal yang penting karena masyarakat Indonesia juga perlu diciptakan lapangan kerja agar mereka bisa berkarya. Sasarannya adalah generasi muda.
"Sekarang ini, generasi muda tumbuh pesat. Ada bonus demografi yang besar, tapi juga secara bersamaan menjadi tantangan. Bagaimana kita bisa menciptakan lapangan kerja yang cukup, jangan sampai mereka menganggur," pungkasnya.
Baca juga:
HT: Tim Ekonomi Indonesia Butuh Leadership Kuat
HT: Kinerja Tim Ekonomi Jokowi Belum Konkret
Pemerintah Diminta Cepat Ambil Langkah Tepat
HT: Tidak Ada Teori Rupiah Menguat Itu Buruk
Hal tersebut disampaikan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT). Dia mengatakan, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pembentukan lapangan kerja.
"Ya, pemerintah harus melakukan kebijakan-kebijakan, enggak bisa sebagai wasit. Tapi, perlu kebijakan yang protektif yang menguntungkan masyarakat yang ketinggalan. Salah satunya dengan pembentukan lapangan kerja," ujarnya di Jakarta, Kamis (25/6/2015)
Menurutnya, pemerintah Indonesia perlu menggeser strategi ekonomi yang sekarang berbasis konsumsi menjadi produktif. Ini jadi hal yang penting karena masyarakat Indonesia juga perlu diciptakan lapangan kerja agar mereka bisa berkarya. Sasarannya adalah generasi muda.
"Sekarang ini, generasi muda tumbuh pesat. Ada bonus demografi yang besar, tapi juga secara bersamaan menjadi tantangan. Bagaimana kita bisa menciptakan lapangan kerja yang cukup, jangan sampai mereka menganggur," pungkasnya.
Baca juga:
HT: Tim Ekonomi Indonesia Butuh Leadership Kuat
HT: Kinerja Tim Ekonomi Jokowi Belum Konkret
Pemerintah Diminta Cepat Ambil Langkah Tepat
HT: Tidak Ada Teori Rupiah Menguat Itu Buruk
(dmd)
Lihat Juga :