Terimbas Yunani, Rupiah Dibuka dalam Tekanan

Jum'at, 26 Juni 2015 - 10:23 WIB
Terimbas Yunani, Rupiah...
Terimbas Yunani, Rupiah Dibuka dalam Tekanan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka dalam tekanan akibat imbas sentimen Yunani.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.339/USD, memburuk 17 poin dibanding penutupan Kamis (25/6/2015) di level Rp13.322/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI juga pada level Rp13.338/USD. Posisi itu melemah 15 poin dibanding hari kemarin di level Rp13.323/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada pada level Rp13.334/USD. Posisi tersebut melemah 6 poin dibanding penutupan kemarin di Rp13.328/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Yahoofinance berada pada level Rp13.325/USD. Posisi ini terkoreksi 10 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.315/USD.

Sementara euro berada dalam pola holding pada Jumat pagi, setelah melemah karena gagalnya negosiasi Yunani dengan kreditor pada putaran terakhir, kemarin.

Euro berada di 1,1205/USD setelah bergerak pada kisaran 1,1153-1,1228/USD, kemarin. Euro turun 1,3% sepanjang pekan ini. Terhadap yen, euro diperdagangkan pada 138,50, setelah mencapai level terendah satu bulan di 137,66.

Menteri keuangan zona Eropa mengakhiri pertemuan ketiga mereka tanpa kesepakatan pada hari Kamis, meninggalkan Yunani menghadapi prospek default utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa pekan depan.

Itu bisa memicu larinya kontrol perbankan dan modal dari Athena, dan menempatkannya pada jalur keluar dari zona Eropa. Gubernur Swiss National Bank memperingatkan, keluarnya Yunani akan menciptakan turbulensi pasar yang cukup besar.

"Fokus sekarang beralih ke dimulainya kembali pembicaraan pada hari Sabtu pagi. Yang jelas adalah bahwa ada keinginan politik yang kuat untuk mencapai kesepakatan," tulis analis ANZ dalam sebuah catatan, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (26/6/2015).

Sementara itu, USD terhadap yen berada di 123,57, dari level tertinggi pekan ini di 124,38. Dolar Selandia Baru meluncur ke 0,6864/USD dan berakhir di 0,6895.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved