Yunani di Ambang Kebangkrutan, Transaksi ATM Dibatasi

Senin, 29 Juni 2015 - 16:48 WIB
Yunani di Ambang Kebangkrutan,...
Yunani di Ambang Kebangkrutan, Transaksi ATM Dibatasi
A A A
ATHENA - Pemerintahan Yunani memerintahkan perbankan untuk tutup selama sepekan mulai hari ini demi mencegah kebangkrutan.

Transaksi tunai melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dibatasi, begitu juga dengan aktivitas bursa saham dan obligasi dihentikan.

Perbankan akan tutup hingga 6 Juli 2015. Akibatnya, masyarakat hanya bisa melakukan penarikan pada mesin ATM, dengan batas maksimal penarikan harian 60 euro atau sekitar USD67 setara Rp891.100 (kurs Rp13.300/USD). Kondisi ini pun menyebabkan antrean panjang di ATM di Athena.

Seperti dikutip dari laman CNNMoney, para pemimpin Eropa kini menghadapi salah satu momen terburuk dalam sejarah Eropa. Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama bahkan disebut telah mengundang Kanselir Jerman Angela Markel untuk mengambil langkah menyelesaikan krisis.

Pemicunya adalah keputusan pemerintah Yunani untuk menarik negosiastor keluar dari pembicaran soal dana talangan (bailout).

Perdana Menteri Alexis Tsipras menolak proposal rancangan dan syarat utang dari Eropa dan Dana Moneter International (IMF) dan mengatakan akan melakukan referendum pada 5 Juli 2015.

Sejak saat itu, para pejabat Eropa memfokuskan upaya mereka untuk membatasi keterpurukan. Bank Sentral Eropa (ECB) pun memutuskan untuk tidak memberikan bantuan darurat baru untuk bank-bank di Yunani.

Pembatasan pada aktivitas perbankan yang dikenakan oleh Yunani ini dikenal sebagai kontrol modal, yang digunakan hanya pada saat mengalami tekanan ekstrim dalam sistem perbankan.

Disebutkan, pembatasan penarikan tunai dari ATM tidak berlaku untuk turis asing. Wisatawan mancanegara tetap harus memiliki akses untuk uang tunai.

Sementara Yunani menghadapi batas waktu kritis pada Selasa waktu setempat untuk membayar utangnya kepada IMF dan Yunani hampir dipastikan mengalami gagal bayar (default) utang, yang membuatnya terlempar dari zona Eropa.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara di Eropa dengan...
10 Negara di Eropa dengan Pertumbuhan Ekonomi Terbesar
Ekonom Ingatkan 3 Risiko...
Ekonom Ingatkan 3 Risiko Kenaikan Inflasi di Eropa Terhadap Ekonomi RI
Uni Eropa Fokus Pemulihan...
Uni Eropa Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi
Ekonomi Kurang Kompetitif,...
Ekonomi Kurang Kompetitif, Macron: Uni Eropa Bisa Mati
Daftar 10 Ekonomi Terbesar...
Daftar 10 Ekonomi Terbesar di Eropa Usai Diuji Perang Rusia Ukraina
Mengapa Jerman Dijuluki...
Mengapa Jerman Dijuluki sebagai The Sickman of Europe?
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
3 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
4 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
6 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved