Rupiah Dibuka Menguat Terimbas Apresiasi Euro

Selasa, 30 Juni 2015 - 10:12 WIB
Rupiah Dibuka Menguat...
Rupiah Dibuka Menguat Terimbas Apresiasi Euro
A A A
JAKARTA - Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat terimbas terapresiasinya euro.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp13.327/USD. Posisi ini membaik 35 poin dari pentupan akhir pekan kemarin Rp13.362/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, Selasa (30/6/2015) berada pada level Rp13.332/USD atau menguat 24 poin dibanding penutupan kemarin di Rp13.356/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.333/USD, menguat 6 poin dari penutupan perdagangan kemarin di Rp13.339/USD.

Berdasarkan data Sindonews yang bersumber dari Limas rupiah melemah di level Rp13.334/USD, terapresiasi 37 poin dari penutupan pekan kemarin Rp13.367/USD.

Sementara euro menguat pada Selasa setelah melonjak terhadap USD karena kejutan awal terhadap nasib Yunani menuju gagal bayar (default) utang, tapi ketegangan tetap tinggi karena pasar menunggu perkembangan lebih lanjut krisis Athena.

Yunani sedang dalam perjalanan menuju default sebesar i,6 miliar euro kepada Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa dan menghadapi kemungkinan keluar dari zona Eropa.

"Sulit memberikan penjelasan cepat mengapa euro rebound, tetapi kita dapat mengatakan bahwa pencari aset murah murah sedang menunggu ketika euro turun di bawah 1,10/uSD," kata Direktur valuta asing di Societe Generale Kyosuke Suzuki, seperti dilansir Reuters, Selasa (30/6/2015).

Euro berada pada 1,1216/USD setelah melonjak dari level terendah empat pekan di 1,0955/USD karena dipicu penurunan imbal hasil utang AS yang terimbas USD.

Sedangkan euro turun 0,1% menjadi 137,65/yen, tetapi jauh dari koreksi satu bulan di 133,80. Sementara USD stabil di 122,68/yen.

Swiss franc sedikit berubah menjadi 1,0385 setelah dipaksa melemah dari level tertinggi empat pekan di 1,0315 setelah Swiss National Bank melakukan intervensi pasar.

(Baca: Rupiah Terancam Jadi Mata Uang Pelengkap)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
4 menit yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
45 menit yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
1 jam yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
2 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved