Rupiah Diramal Bertahan di Zona Positif

Jum'at, 03 Juli 2015 - 08:25 WIB
Rupiah Diramal Bertahan...
Rupiah Diramal Bertahan di Zona Positif
A A A
JAKARTA - Rupiah pada hari ini diramal masih dapat bertahan di zona positif, meski tipis setelah pelaku pasar mencoba mengantisipasi sentimen dari Yunani dan rilis data-data ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Adanya harapan akan perubahan sikap Yunani untuk menerima klausul dari para krediturnya cukup memberikan sentimen positif pada laju Euro," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (3/7/2015).

Namun, di sisi lain pelaku pasar juga mengantisipasi akan membaiknya rilis data-data ketenagakerjaan yang dapat berimbas pada penguatan kembali laju dolar Amerika Serikat (USD).

Sentimen yang cukup berimbang inilah yang membuat laju rupiah cukup tertahan. Sebelumnya, Reza menyampaikan, laju rupiah yang cenderung sideways.

"Menempatkannya berada di persimpangan dengan kemungkinan melemah jika sentimen yang ada tidak cukup baik," kata dia.

Diharapkan sentimen dari inflasi maupun sentimen baru dapat mempertahankan rupiah tetap berada di zona positifnya. Untuk itu, tetap antisipasi dan cermati setiap sentimen yang dirilis.

"Laju rupiah masih kami harapkan dapat melanjutkan penguatan seiring kurang baiknya sentimen untuk laju USD. Akan tetapi, mengingat sentimen dari dalam negeri juga belum cukup positif maka terdapat potensi untuk kembali melemah," pungkasnya.

Untuk itu, tetap antisipasi dan cermati setiap sentimen yang dirilis. Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp13.322-Rp13.334/USD.

Sementara, posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada pada level Rp13.337/USD, melemah 6 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.331/USD.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
25 menit yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
55 menit yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
2 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
4 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
4 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved