LKPP Perlu Buat Terobosan

Sabtu, 04 Juli 2015 - 11:51 WIB
LKPP Perlu Buat Terobosan
LKPP Perlu Buat Terobosan
A A A
JAKARTA - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) diminta membuat terobosan dalam hal pengadaan barang dan jasa sehingga percepatan penyerapan anggaran kementerian/ lembaga (K/L) bisa terealisasi.

Seperti diketahui, sampai semester I/2015 penyerapan anggaran K/L baru sekitar 30%. LKPP kini dipimpin oleh Agus Prabowo, menggantikan Agus Rahardjo yang akan memasuki pensiun. Saat pidato pelantikan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Andrinof Chaniago meminta Agus sebagai nakhoda baru lembaga ini membuat terobosan yang diharapkan.

”Itu kan sistemnya sudah jalan, tinggal dicari lagi terobosan-terobosan. Bekerja secara cepat. Itu saja,” kata Andrinof seusai pelantikan di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, kemarin. Dalam waktu dekat Andrinof menuturkan, LKPP sebaiknya mengubah aturan internal untuk menyederhanakan proses pengadaan barang/jasa.

Dengan begitu, anggaran pemerintah yang masih lambat bisa segera diserap. Selain itu Andrinof berharap peran LKPP ke depan bisa diperluas tidak hanya sebatas pengadaan yang dibiayai APBN atau APBD. Namun, LKPP diharapkan juga bisa menjangkau pengadaan di BUMN, BUMD, kontrak karya, serta kemitraan pemerintah dan swasta (KPS). Kepala LKPP yang baru Agus Prabowo berujar, tugas pertama yang diembannya adalah mematangkan sistem lelang elektronik (e-procurement ) di LKPP.

Hal tersebut sesuai dengan arahan Andrinof yang diperintahkan Presiden Joko Widodo, yakni untuk membuat ekosistem pengadaan barang/jasa menjadi efisien. ”Kita enggak ada target (efisiensi), tapi fakta (e-procurement ) bisa menghemat sekitar 11% (belanja negara),” imbuhnya. Agus yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Sumber Daya Manusia/Kepegawaian LKPP juga mengungkapkan, salah satu hal yang perlu diubah adalah sistem pembayaran barang/ jasa hasil lelang. Menurutnya, sistem pembayaran yang diterapkan saat ini menghambat peserta lelang.

”Sekarang kan sudah masuk e-commerce . Kita pesan, lalu kita bayar, barang dikirim. Sekarang (sistem) pembayaran, kita harus utang dulu,” tandasnya. Selain Agus, Andrinof juga melantik tiga pejabat LKPP baru, antara lain Sekretaris Utama LKPP Salusra Widya, Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP Robin Asad Suryo, dan Deputi Bidang Monitoring Evaluasi dan Sistem Informasi LKPP Sarah Sadiqa.

Rahmat Fiansyah
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
21 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Hati-hati! Ini 10 Tanda...
Hati-hati! Ini 10 Tanda Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved