Emiten Waspadai Dampak Buruk Referendum Yunani

Selasa, 07 Juli 2015 - 07:07 WIB
Emiten Waspadai Dampak...
Emiten Waspadai Dampak Buruk Referendum Yunani
A A A
JAKARTA - PT MNC Securities mengatakan krisis di Yunani terkait dengan referendum akan berdampak luas terhadap negara lain, termasuk Indonesia. Untuk itu, emiten harus mewaspadai dampak buruk dari kondisi tersebut.

Presiden Direktur MNC Securities, Susy Meilina menjelaskan, referendum di Yunani akan meluas dampaknya hingga sejumlah wilayah. Akibat efek ini investor maupun sejumlah emiten di Tanah Air harus bisa mengantisipasi.

"Referendum dari krisis Yunani ini akan meluas, kita harus segera mewaspadainya," ujarnya, usai menghadiri pemberian santunan MNC Securities kepada Panti Asuhan Yayasan Makna Bhakti di Jakarta, Senin (6/7/2015).

Sentimen negatif tersebut, terang dia, berdampak pada semakin terpuruknya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Di sisi lain, juga berimbas pada merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Memang sentimen negatif ini didukung perlambatan ekonomi nasional, sehingga menyebabkan kurs dolar semakin liar, bursa juga masih belum pasti arahnya kemana. Belum lagi kondisi politik terkait reshuffle kabinet," paparnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Susy, pemerintah harus menggenjot pembangunan infrastruktur di Indonesia melalui pencairan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal tersebut memberikan stimulus terhadap industri pendukungnya.

"Negara kita belum masuk ke kondisi krisis ekonomi, karena rasio utang masih jauh. Untuk itu, pemerintah harus mempercepat anggaran infrastruktur," tandasnya.

Baca: Menkeu Yunani Mundur dari Jabatan Pasca-Referendum
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Emiten Talk : Pandemi...
Emiten Talk : Pandemi Beranjak, Mobilitas Menanjak dan Emiten-emiten Kian Melonjak
Votalitas Harga Saham...
Votalitas Harga Saham Emiten Nikel
Tingkatkan Kinerja,...
Tingkatkan Kinerja, Wahana Inti Selaras Terbitkan Obligasi Rp2 Triliun
TBS Energi Tumbuh Positif...
TBS Energi Tumbuh Positif di Tengah Transformasi Bisnis Berkelanjutan
Sebar Dividen Rp67 Miliar,...
Sebar Dividen Rp67 Miliar, Intip Kunci Keberhasilan INPP di Pasar Properti
Langkah Strategis PGAS...
Langkah Strategis PGAS Jadi Sentimen Positif Bagi Market
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
43 menit yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
1 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
1 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
2 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
2 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved