Rusia Siap Pasok LNG ke Tetangga Indonesia dan Kembangkan Nuklir
Kamis, 16 Januari 2025 - 08:26 WIB
loading...
Kapal tanker Sun Arrows memuat kargo gas alam cair dari proyek Sakhalin-2 di pelabuhan Prigorodnoye, Rusia, pada Jumat, 29 Oktober 2021. FOTO/AP
A
A
A
JAKARTA - Moskow bersedia memasok gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) dan minyak ke Vietnam serta membantu mengembangkan sektor tenaga nuklir dalam rangka memperluas kerja sama energi dengan negara Asia. Hal itu disampaikan Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin pada Rabu (15/1).
Rusia dan Vietnam juga sepakat untuk terus mendukung proyek-proyek minyak dan gas (migas) di benua masing-masing, menurut sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan selama kunjungan dua hari Mishustin ke Hanoi.
"Kedua belah pihak mengakui kesiapan Rusia untuk memasok minyak, gas alam cair, dan produk-produk olahan ke Vietnam, dan pengembangan proyek-proyek energi baru termasuk di bidang energi terbarukan," tulis dokumen tersebut dilansir dari Russia Today, Kamis (16/1/2025).
Baca Juga: 5 Negara Eropa yang Menjadi Pelanggan LNG Terbesar dari Rusia
Kunjungan Mishustin menandai sebuah langkah menuju implementasi praktis dari perjanjian strategis yang ditandatangani antara Moskow dan Hanoi selama kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Vietnam pada musim panas lalu.
Perusahaan energi nuklir utama Rusia, Rosatom, dan perusahaan listrik milik negara Vietnam, EVN, juga menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama pembangkit listrik dan beberapa kesepakatan lainnya selama kunjungan Mishutin dua hari lalu.
Rosatom telah dipilih untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Vietnam di Provinsi Ninh Thuan pada tahun 2010-an. Proyek ini ditangguhkan pada 2016 tetapi Hanoi sekarang ingin meluncurkannya kembali.
Rusia dan Vietnam juga sepakat untuk terus mendukung proyek-proyek minyak dan gas (migas) di benua masing-masing, menurut sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan selama kunjungan dua hari Mishustin ke Hanoi.
"Kedua belah pihak mengakui kesiapan Rusia untuk memasok minyak, gas alam cair, dan produk-produk olahan ke Vietnam, dan pengembangan proyek-proyek energi baru termasuk di bidang energi terbarukan," tulis dokumen tersebut dilansir dari Russia Today, Kamis (16/1/2025).
Baca Juga: 5 Negara Eropa yang Menjadi Pelanggan LNG Terbesar dari Rusia
Kunjungan Mishustin menandai sebuah langkah menuju implementasi praktis dari perjanjian strategis yang ditandatangani antara Moskow dan Hanoi selama kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Vietnam pada musim panas lalu.
Perusahaan energi nuklir utama Rusia, Rosatom, dan perusahaan listrik milik negara Vietnam, EVN, juga menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama pembangkit listrik dan beberapa kesepakatan lainnya selama kunjungan Mishutin dua hari lalu.
Rosatom telah dipilih untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Vietnam di Provinsi Ninh Thuan pada tahun 2010-an. Proyek ini ditangguhkan pada 2016 tetapi Hanoi sekarang ingin meluncurkannya kembali.
Lihat Juga :