Produktivitas Tenaga Kerja RI Jauh di Bawah Negara Ini

Selasa, 07 Juli 2015 - 11:59 WIB
Produktivitas Tenaga...
Produktivitas Tenaga Kerja RI Jauh di Bawah Negara Ini
A A A
JAKARTA - Produktivitas tenaga kerja Indonesia ternyata masih jauh di bawah negara berkembang lainnya selama 14 tahun terakhir. Meski mengalami peningkatan dalam rentan waktu tersebut, namun peningkatan ini jauh lebih lambat dari peningkatan, misalnya India dan China.

Country Director Asian Development Bank (ADB) Steven Tabor mengatakan, peningkatan produktivitas tenaga kerja Indonesia selama 14 tahun mencapai 60%.

"Kenaikan ini memang meningkat selama 14 tahun dan ini tidak jelek sebetulnya, tetapi tidak bagus juga pencapaiannya," ujar dia di Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Sementara, untuk negara berkembang seperti India dan China yang terkenal banyak penduduknya selama 14 tahun lalu, dua negara tersebut masih menjadi negara berkembang, sama seperti Indonesia. Namun mereka mampu meningkatkan produktivitas tenaga kerjanya hingga dua kali lipat, bahkan hingga lima kali lipat untuk China.

"Di China, produktivitas tenaga kerja bisa lima kali lipat dalam 14 tahun. Terus di India peningkatannya dua kali lipat. Ini jauh lebih banyak dibandingkan Indonesia," katanya.

Pihaknya mengharapkan, pemerintah bisa menggenjot peningkatan produktivitas tenaga kerja Indonesia dengan program-program di kementerian terkait. Sebab jika tidak, Indonesia akan kalah bersaing dengan negara lain.

"Produktivitas tenaga kerja mesti naik, sekarang masih jauh lebih rendah dari kompetitor yang dikhawatirkan akan berdampak pada investasi," tandas Steven.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pekerja Migran Kembali...
Pekerja Migran Kembali ke Luar Negeri Dilakukan Bertahap
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Persiapan Membuka Kembali...
Persiapan Membuka Kembali Penempatan 'Pahlawan Devisa' ke Luar Negeri
Mau Dikirim Kembali...
Mau Dikirim Kembali ke Luar Negeri, Calon Pekerja Migran Harus Punya Kriteria Ini
Bandel !, Dua Perusahaan...
Bandel !, Dua Perusahaan Penyalur Pekerja Migran Kena 'Jewer' Kemnaker
Penempatan Pekerja Migran...
Penempatan Pekerja Migran Dinilai Harus Sesuai Nilai Kemanusiaan
Berita Terkini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
52 menit yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
2 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
3 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
4 jam yang lalu
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
13 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
14 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved