5 BUMN Karya Absen Tebar Dividen, Wamen BUMN: Sedang Penyehatan
Senin, 06 Mei 2024 - 08:49 WIB
loading...
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Seluruh perusahaan pelat merah di sektor infrastruktur baik berstatus terbuka (Tbk) dan tertutup absen memberikan dividen kepada pemegang saham. Perkaranya, struktur keuangannya masih terkontraksi dan dalam fase penyehatan.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengatakan, pada tahun ini tidak ada target dividen yang dapat dikontribusikan semua BUMN karya. Justru, perusahaan fokus pada restrukturisasi keuangan dan bisnis.
"Kita tidak target dividen di (BUMN) karya karena kita tahu mereka semua sedang penyehatan, jadi tidak ada dividen dulu di karya," ujar Tiko saat ditemui di TMII, Jakarta Timur, Minggu (5/5/2024).
Baca Juga: Deretan BUMN yang Tebar Dividen Jumbo Triliunan Rupiah Tahun 2023
Adapun, BUMN karya yang tidak membagikan dividen tahun ini, di antaranya PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), dan PT Hutama Karya (Persero) atau HK.
Untuk Waskita dan Wijaya, lanjut Tiko, bisa mencatatkan laporan keuangan positif pada tahun depan, setelah keduanya merampungkan restrukturisasi.
"Kalau WIKA MRA-nya sudah, yang Waskita sedang diselesaikan nanti dengan bonds setelah itu, jadi harusnya Mei ini selesai Waskita," paparnya.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengatakan, pada tahun ini tidak ada target dividen yang dapat dikontribusikan semua BUMN karya. Justru, perusahaan fokus pada restrukturisasi keuangan dan bisnis.
"Kita tidak target dividen di (BUMN) karya karena kita tahu mereka semua sedang penyehatan, jadi tidak ada dividen dulu di karya," ujar Tiko saat ditemui di TMII, Jakarta Timur, Minggu (5/5/2024).
Baca Juga: Deretan BUMN yang Tebar Dividen Jumbo Triliunan Rupiah Tahun 2023
Adapun, BUMN karya yang tidak membagikan dividen tahun ini, di antaranya PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), dan PT Hutama Karya (Persero) atau HK.
Untuk Waskita dan Wijaya, lanjut Tiko, bisa mencatatkan laporan keuangan positif pada tahun depan, setelah keduanya merampungkan restrukturisasi.
"Kalau WIKA MRA-nya sudah, yang Waskita sedang diselesaikan nanti dengan bonds setelah itu, jadi harusnya Mei ini selesai Waskita," paparnya.
Lihat Juga :