Waskita Raih Kontrak Baru Rp9,9 Triliun hingga Juni
Selasa, 07 Juli 2015 - 20:34 WIB
Waskita Raih Kontrak Baru Rp9,9 Triliun hingga Juni
A
A
A
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) sepanjang enam bulan pertama tahun ini berhasil mencatat nilai kontrak baru sebesar Rp9,9 triliun.
Corporate Secretary WSKT Antonius Yulianto Nugroho mengatakan, raihan nilai kontrak baru pada semester I/2015 tersebut mengalami pertumbuhan 39,43% dibanding periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,1 triliun.
"Jika dibandingkan rencana per Juni 2015 yang sebesar Rp9,9 triliun maka telah tercapai 100%," kata Antonius dalam pesan singkatnya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (7/7/2015).
Lebih lanjut dia menjelaskan, nilai kontrak baru di antaranya berasal dari non joint operation dan joint operation (JO). Perolehan kontrak baru berasal dari non JO yang terbesar yaitu berasal dari proyek jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi senilai Rp399,7 miliar.
"Ada juga tambahan kontrak tol Ciawi-Sukabumi senilai Rp220 miliar, dan tol Balikpapan-Simpang sepanjang 38 km dengan nilai Rp285,5 miliar," paparnya.
Sementara, untuk proyek pembangunan gedung, kata Antonius, yang terbesar yaitu The Ritz Condo di Medan senilai Rp425 miliar, selain itu Zalakka Hotel di Bali senilai Rp244,8 miliar.
"Untuk nilai kontrak baru yang JO di antaranya pembangunan proyek Bendung Karian senilai Rp214 miliar, kemudian Terminal Kuala Tanjung Rp734,5 miliar dan akses duchting utilitas Terminal T3 Bandara Soekarno sekitra Rp253 miliar," pungkas dia.
Corporate Secretary WSKT Antonius Yulianto Nugroho mengatakan, raihan nilai kontrak baru pada semester I/2015 tersebut mengalami pertumbuhan 39,43% dibanding periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,1 triliun.
"Jika dibandingkan rencana per Juni 2015 yang sebesar Rp9,9 triliun maka telah tercapai 100%," kata Antonius dalam pesan singkatnya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (7/7/2015).
Lebih lanjut dia menjelaskan, nilai kontrak baru di antaranya berasal dari non joint operation dan joint operation (JO). Perolehan kontrak baru berasal dari non JO yang terbesar yaitu berasal dari proyek jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi senilai Rp399,7 miliar.
"Ada juga tambahan kontrak tol Ciawi-Sukabumi senilai Rp220 miliar, dan tol Balikpapan-Simpang sepanjang 38 km dengan nilai Rp285,5 miliar," paparnya.
Sementara, untuk proyek pembangunan gedung, kata Antonius, yang terbesar yaitu The Ritz Condo di Medan senilai Rp425 miliar, selain itu Zalakka Hotel di Bali senilai Rp244,8 miliar.
"Untuk nilai kontrak baru yang JO di antaranya pembangunan proyek Bendung Karian senilai Rp214 miliar, kemudian Terminal Kuala Tanjung Rp734,5 miliar dan akses duchting utilitas Terminal T3 Bandara Soekarno sekitra Rp253 miliar," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :