Rupiah Diperkirakan Kembali Melemah

Kamis, 09 Juli 2015 - 08:53 WIB
Rupiah Diperkirakan...
Rupiah Diperkirakan Kembali Melemah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diperkirakan kembali melemah setelah sebelumnya menguat.

Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, belum adanya sentimen positif yang dapat membalikkan laju rupiah akan membuat pelemahan masih akan berlanjut.

"Untuk itu, tetap antisipasi dan cermati setiap sentimen yang dirilis," ujar di Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp13.340-Rp13.352/USD.

Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pada level Rp13.346/USD atau terbenam 33 poin dibanding penutupan kemarin di Rp13.313/USD.

Kemarin, minimnya sentimen positif tidak hanya pada pasar saham, pada pasar valaspun kondisinya tidak jauh berbeda yang terlihat dari laju rupiah yang kembali melemah setelah sehari sebelumnya menguat.

"Penguatan yang terjadi sebelumnya dimanfaatkan untuk melepas posisi pada rupiah," kata dia.

Meski mulai ada keyakinan Yunani akan kembali bernegosiasi dengan para kreditur dan berimbas pada penguatan tipis laju Euro, namun anjloknya yuan berimbas pada pelemahan sejumlah mata uang di Asia.

Ditambah lagi dengan dirilisnya penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 4,9% oleh Bank Dunia hingga akhir tahun ini menambah sentiment negatif pada laju rupiah.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
25 menit yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
55 menit yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
2 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
4 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
4 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
5 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved