Jokowi: Masalah Ekonomi Lebih Penting dibanding Reshuffle

Minggu, 19 Juli 2015 - 16:17 WIB
Jokowi: Masalah Ekonomi...
Jokowi: Masalah Ekonomi Lebih Penting dibanding Reshuffle
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, masalah yang terjadi terhadap perekonomian di Tanah Air lebih penting dan genting dibanding isu perombakan (reshuffle) kabinet.

“Saya senang sekali tidak menyinggung masalah reshuffle. Ini karena penting sekali masalah ekonomi, bukan masalah reshuffle,” ujarnya dalam acara di Jakarta Convention Center (JCC), baru-baru ini.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengeluhkan banyak pihak yang kerap menyinggung isu perombakan kabinet tersebut kemanapun dirinya pergi. Hal tersebut membuatnya resah. “Kalau saya pergi kemanapun, selalu ditanya reshuffle," ucapnya. (Indef: Sebaiknya Jokowi Reshuffle Menteri Ekonomi)

Seperti diketahui, desakan agar Jokowi merombak susunan kabinet datang dari berbagai pihak. Paling santer didesak untuk mundur adalah beberapa menteri di tim ekonomi Jokowi yang dinilai berkinerja buruk.

Baca juga:

Pandangan HT tentang Reshuffle Tim Ekonomi Jokowi

Jokowi Sindir Pengusaha Simpan Uang di Luar Negeri

Lho! Jokowi Sebut Utang Luar Negeri Masih Kecil
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Larangan Bukber Kabinet...
Larangan Bukber Kabinet RI, JK: Kita Bukan ASN jadi Bebas
Menteri Ekonomi Jokowi...
Menteri Ekonomi Jokowi Kumpul di Bali, Ada Apa?
Ekonomi Kian Berat,...
Ekonomi Kian Berat, Reshuffle Kabinet Dinilai Langkah Tepat
Di Depan Relawan, Jokowi...
Di Depan Relawan, Jokowi Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, DPR Berharap Jokowi Pilih Sosok Inovatif dan Berani
Ketum PAN Sebut Menkes...
Ketum PAN Sebut Menkes Terawan Menteri Kesayangan Presiden Jokowi
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved