Ubah Mekanisme Subsidi Listrik, PLN Hemat Rp20 T

Senin, 13 Juli 2015 - 15:50 WIB
Ubah Mekanisme Subsidi...
Ubah Mekanisme Subsidi Listrik, PLN Hemat Rp20 T
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) mengungkapkan, pihaknya dapat melakukan penghematan hingga sekitar Rp20 triliun jika mekanisme penyaluran subsidi listrik diubah. Sebab, subsidi listrik yang disuntikkan langsung ke tarif listrik membuat penyalurannya tidak tepat sasaran.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir menuturkan, pihaknya bersama pemerintah saat ini tengah menggodok mekanisme baru penyaluran subsidi listrik dengan diberikan langsung kepada masyarakat melalui kartu subsidi. (Baca: Bos PLN Sindir Pemilik Alphard Nikmati Subsidi Listrik).

Untuk itu, pihaknya akan menyisir dari rumah ke rumah lewat data masyarakat miskin di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). "Pasti puluhan triliun. Rp10 triliun sampai Rp20 triliun dapat (penghematan). Yakin saya. Tapi pelan-pelan, satu dua tahun ke depan," tuturnya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/7/2015).

Dia mengatakan, meski prosesnya akan membutuhkan waktu hingga dua tahun, namun dana yang dihasilkan dari penghematan tersebut akan bisa digunakan untuk hal lain, salah satunya untuk tambahan modal (equity) perseroan.

"Kan bisa dipakai buat yang lain, buat orang miskin yang lain. Buat kesehatannya, buat pertanian, aku bukan mau minta itu, tapi aku cuma minta sedikit buat tambahan equity," tandas Sofyan.

Baca juga:

Kebijakan Keliru, Subsidi Listrik Tak Tepat Sasaran

Skema Pembaruan Subsidi Listrik Dapat Penolakan

Pemerintah Diminta Ubah Sasaran Subsidi Listrik
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLN Sudah Terima Kompensasi...
PLN Sudah Terima Kompensasi dari Pemerintah Rp24,6 Triliun
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Luhut Pastikan Pasokan...
Luhut Pastikan Pasokan Batubara ke PLN Aman Tanpa Subsidi
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
1 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
2 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
4 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
5 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
6 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
7 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved