Euro Kewalahan, Rupiah Siang Ini Masih Tertekan
Selasa, 14 Juli 2015 - 12:56 WIB
Euro Kewalahan, Rupiah Siang Ini Masih Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Nlai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih tertekan oleh koreksi yang dialami euro.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.334/USD, makin negatif dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp13.297/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp13.332/USD, dengan kisaran harian Rp13.283-Rp13.340/USD. Posisi ini makin melemah dibanding posisi penutupan sebelumnya di Rp13.305/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.322/USD. Posisi tersebut mendatar dengan kemarin di level Rp13.323/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.320/USD atau terdepresiasi 21 poin dibanding penutupan sebelumnya di Rp13.299/USD.
Sementara USD menguat terhadap yen dan euro pada Selasa setelah Yunani menyetujui kesepakatan utang dengan kreditor, sehingga fokus pasar bergeser kembali ke AS imbal hasil obligasi Eropa.
USD terhadap yen stabil di 123,46. Euro sedikit berubah menjadi 1,1007/USD setelah merosot sekitar 1,5% semalam, terbebani penurunan imbal hasil obligasi Jerman.
"Euro terlihat kewalahan terhadap USD setelah berhasil naik selama krisis utang Yunani," kata ahli strategi mata uang senior di Brown Brothers Harriman Masashi Murata, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (14/7/2015).
Indeks dolar turun 0,2% ke 96,779 setelah menyentuh level tertinggi satu pekan dari 96,957. Dolar Australia naik 0,3% menjadi 0,7428/USD setelah data survei optimistisnya bisnis domestik.
Baca:
USD Menguat, Rupiah Dibuka Tergelincir
Rupiah Diperkirakan Melemah Jelang Rilis BI Rate
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.334/USD, makin negatif dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp13.297/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp13.332/USD, dengan kisaran harian Rp13.283-Rp13.340/USD. Posisi ini makin melemah dibanding posisi penutupan sebelumnya di Rp13.305/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.322/USD. Posisi tersebut mendatar dengan kemarin di level Rp13.323/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.320/USD atau terdepresiasi 21 poin dibanding penutupan sebelumnya di Rp13.299/USD.
Sementara USD menguat terhadap yen dan euro pada Selasa setelah Yunani menyetujui kesepakatan utang dengan kreditor, sehingga fokus pasar bergeser kembali ke AS imbal hasil obligasi Eropa.
USD terhadap yen stabil di 123,46. Euro sedikit berubah menjadi 1,1007/USD setelah merosot sekitar 1,5% semalam, terbebani penurunan imbal hasil obligasi Jerman.
"Euro terlihat kewalahan terhadap USD setelah berhasil naik selama krisis utang Yunani," kata ahli strategi mata uang senior di Brown Brothers Harriman Masashi Murata, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (14/7/2015).
Indeks dolar turun 0,2% ke 96,779 setelah menyentuh level tertinggi satu pekan dari 96,957. Dolar Australia naik 0,3% menjadi 0,7428/USD setelah data survei optimistisnya bisnis domestik.
Baca:
USD Menguat, Rupiah Dibuka Tergelincir
Rupiah Diperkirakan Melemah Jelang Rilis BI Rate
(rna)