IHSG Diprediksi Melemah, Cermati Saham Ini
Rabu, 22 Juli 2015 - 08:05 WIB
IHSG Diprediksi Melemah, Cermati Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini melemah. Di hari pertama perdagangan pascalibur Lebaran dia berharap tidak terjadi profit taking secara masif .
"Agar dapat bertahan di zona hijaunya. Posisi IHSG menguat jelang libur Lebaran mengindikasikan pelaku pasar masih mencoba bertahan di tengah anggapan memburuknya pasar modal global," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/7/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.845-4.858 dan resisten 4.887-4.912. Laju IHSG terakhir berada di bawah area target support 4.875-4.889 dan gagal mendekati area target resisten 4.914-4.932.
Reza menjelaskan, laju IHSG pada sehari jelang libur Lebaran tampaknya sulit terjaga di zona hijau. Aura profit taking lebih kuat, sehingga mengkonfirmasi akan terjadinya pembalikan arah melemah.
Kombinasi antara sikap stay away dari pasar untuk mengantisipasi berbagai kejadian selama liburan. Selain itu, profit taking untuk mengamankan posisi selama libur Lebaran memicu terjadinya pelemahan.
Justru pelemahan terjadi bukan disebabkan karena kondisi global. Pasalnya, kondisi bursa saham global sedang berada pada zona positif.
"Kami dapat katakan bahwa pelemahan ini lebih disebabkan karena antisipasi dan panik berlebihan libur panjang selama Lebaran," jelas Reza.
Kekhawatirannya terpecah, terutama dengan adanya kombinasi berbaliknya aksi jual asing yang dibarengi masih melemahnya laju rupiah.
"Transaksi asing kembali nett sell (dari net buy Rp17,63 miliar menjadi net sell Rp291,27 miliar)," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp21.400-Rp21.950. Rekomendasi lakukan (trading buy) selama bertahan di atas Rp21.750.
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp570-Rp615. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp585.
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.900-Rp3.065. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.000.
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp24.700-Rp25.400. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp24.900.
PT Indofood CBP Makmur Tbk (ICBP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp12.300-Rp12.775. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp12.500.
PT Nirvana Development Tbk (NIRO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp196-Rp210. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp200.
Baca: IHSG Berakhir Turun 0,65% Jadi 4.869,85
"Agar dapat bertahan di zona hijaunya. Posisi IHSG menguat jelang libur Lebaran mengindikasikan pelaku pasar masih mencoba bertahan di tengah anggapan memburuknya pasar modal global," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/7/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.845-4.858 dan resisten 4.887-4.912. Laju IHSG terakhir berada di bawah area target support 4.875-4.889 dan gagal mendekati area target resisten 4.914-4.932.
Reza menjelaskan, laju IHSG pada sehari jelang libur Lebaran tampaknya sulit terjaga di zona hijau. Aura profit taking lebih kuat, sehingga mengkonfirmasi akan terjadinya pembalikan arah melemah.
Kombinasi antara sikap stay away dari pasar untuk mengantisipasi berbagai kejadian selama liburan. Selain itu, profit taking untuk mengamankan posisi selama libur Lebaran memicu terjadinya pelemahan.
Justru pelemahan terjadi bukan disebabkan karena kondisi global. Pasalnya, kondisi bursa saham global sedang berada pada zona positif.
"Kami dapat katakan bahwa pelemahan ini lebih disebabkan karena antisipasi dan panik berlebihan libur panjang selama Lebaran," jelas Reza.
Kekhawatirannya terpecah, terutama dengan adanya kombinasi berbaliknya aksi jual asing yang dibarengi masih melemahnya laju rupiah.
"Transaksi asing kembali nett sell (dari net buy Rp17,63 miliar menjadi net sell Rp291,27 miliar)," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp21.400-Rp21.950. Rekomendasi lakukan (trading buy) selama bertahan di atas Rp21.750.
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp570-Rp615. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp585.
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.900-Rp3.065. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.000.
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp24.700-Rp25.400. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp24.900.
PT Indofood CBP Makmur Tbk (ICBP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp12.300-Rp12.775. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp12.500.
PT Nirvana Development Tbk (NIRO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp196-Rp210. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp200.
Baca: IHSG Berakhir Turun 0,65% Jadi 4.869,85
(dmd)
Lihat Juga :