Rupiah Diprediksi Masih Dalam Tren Pelemahan

Kamis, 23 Juli 2015 - 08:45 WIB
Rupiah Diprediksi Masih...
Rupiah Diprediksi Masih Dalam Tren Pelemahan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diperkirakan masih dalam tren pelemahannya, seiring terapresiasinya USD.

"Turunnya sejumlah harga komoditas yang dimotori oleh minyak mentah dunia memberikan imbas positif bagi laju USD untuk dapat bergerak menguat," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (23/7/2015).

Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp 13.359-Rp13.375/USD.

Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.368/USD atau terdepresiasi 39 poin dibanding penutupan sebelumnya di Rp13.329/USD.

Dia menjelaskan, meski di pasar valas global mulai terlihat adanya aksi ambil untung atas terapresiasinya laju USD, namun belum berpengaruh positif terhadap laju rupiah.

"Belum adanya tanda-tanda penguatan rupiah dapat membuat laju rupiah dapat kembali melemah. Ditambah lagi, belum adanya sentimen maupun aksi yang dapat menahan pelemahan," imbuh Reza.

Hal ini dikhawatirkan akan membuat rupiah kian longsor. Kombinasi masih kuatnya USD dan belum ada berita positif signifikan yang dapat langsung mengangkat nilai tukar rupiah.

"Akan membuat rupiah dapat terganjal di zona merah. Diharapkan terdapat adanya aksi menahan pelemahan rupiah agar tidak terus melemah. Tetap antisipasi serta cermati setiap sentimen yang dirilis," pungkasnya.

Baca:

Pascalibur Lebaran, Rupiah Dibuka Melemah

Rupiah Siang Ini Ditutup Terdepresiasi

Rupiah Berakhir Makin Parah
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
18 menit yang lalu
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
49 menit yang lalu
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
1 jam yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
2 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
3 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
6 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved