Demi LRT, Adhi Karya Sekolahkan Karyawan ke China

Senin, 27 Juli 2015 - 14:42 WIB
Demi LRT, Adhi Karya...
Demi LRT, Adhi Karya Sekolahkan Karyawan ke China
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Kiswodarmawan mengungkapkan, perseroan telah mengirim beberapa karyawannya ke Singapura dan China guna mempelajari pengelolaan kereta ringan (Light Rail Transit/LRT).

"Kita sendiri sudah kirim orang sekolah ke Singapura dan China untuk belajar pengelolaan kereta LRT," ungkapnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (27/7/2015).

Dia mengungkapkan, BUMN karya tersebut saat ini sedang menunggu revisi peraturan presiden (pepres) penunjukkan Adhi Karya untuk pembangunan sarana dan prasarana LRT. Selanjutnya, pemerintah akan kembali membeli LRT garapan perseroan.

"Kemarin sudah diputuskan pemerintah. Kita ditugasin untuk bangun, jadi siap dioperasikan dan akan dibeli pemerintah. Nanti akan dilakukan tender, tender operator oleh Kemenhub," imbuh dia.

Perseroan, sambung Kiswo, meminta pemerintah segera melakukan pembayaran proyek tahap I sekitar Rp7 triliun tanpa harus menunggu proyek selesai. ‎Diharapkan, pemerintah pada akhir 2016 dapat membayar sisanya sekitar Rp3 triliun untuk rute Cibubur-Dukuh Atas.

"Saya berharap nanti akhir 2016 bisa bayar separuh biar nanti bisa cepat bangunnya,‎ jadi tidak menunggu tahap I selesai baru bangun yang Bekasi-Cawang, kelamaan," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLN Optimalkan Limbah...
PLN Optimalkan Limbah Batu Bara Untuk Bangun Infrastruktur di Kalsel
Adhi Karya Cetak Laba...
Adhi Karya Cetak Laba Rp665,04 Miliar di 2019
Adhi Karya Kejar Target...
Adhi Karya Kejar Target Kontrak Baru Rp23 Triliun di 2022
Adhi Karya Sudah Terima...
Adhi Karya Sudah Terima Rp13,3 Triliun untuk Proyek LRT Jabodebek
Adhi Karya Raup Laba...
Adhi Karya Raup Laba Rp 10,23 Miliar di Semester I 2022
Tumbuh 178%, Adhi Persada...
Tumbuh 178%, Adhi Persada Beton Kantongi Kontrak Baru Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
37 menit yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
1 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
1 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
4 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
14 jam yang lalu
Infografis
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung Paling Lama Awal 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved