Pemerintah Antisipasi Peningkatan Impor Ilegal

Senin, 27 Juli 2015 - 15:33 WIB
Pemerintah Antisipasi...
Pemerintah Antisipasi Peningkatan Impor Ilegal
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Heru Pambudi mengatakan, akan mengantisipasi penyelundupan karena Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menaikkan tarif bea masuk. Pasalnya, kenaikan tarif tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan peningkatan barang impor masuk melalui jalur ilegal.

"Kami memang harus antisipasi. Kemudian dengan kenaikan tarif ini, mereka masuk melalui jalur yang tidak resmi, fisik dan dokumen yang ilegal. Fisik tentunya di pelabuhan dan di luar pelabuhan. Untuk masuk di luar pelabuhan, contohnya pantai timur Sumatera, ini yang kita perkuat dengan patroli," katanya di Jakarta, Senin (27/7/2015).

Sementara untuk administrasi di pelabuhan utama, khusus di pelabuhan internasional akan dilakukan pemeriksaan lebih ketat dan rinci. Untuk itu, Ditjen Bea dan Cukai akan melakukan dua cara pemeriksaan.

"Itu kita ada dua cara pemeriksaan, dengan fisik dan dokumen," kata dia.

Heru menjelaskan, pihaknya tidak memberikan jaminan apa-apa untuk keamanan barang-barang yang masuk secara ilegal, namun Ditjen Bea dan Cukai akan maksimalkan pengawasan.

"Kita pasti akan maksimalkan (pengawasan dan pemeriksaan). Kalau jaminan itu di seluruh dunia itu relatif bukan atau tidak ada ukuran, tapi sebisa mungkin kita mencegah. Jadi artinya meminimalisir. Tapi tetap saja, penyelundupan untuk sementara itu pasti ada," pungkasnya.

(Baca: Meski Naik, Tarif bea Impor RI terendah di Dunia)
(rna)
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
Tarif Impor Terbaru...
Tarif Impor Terbaru Trump Hantam Negara-negara Termiskin, Bagaimana Nasibnya
1 jam yang lalu
KAI Group Angkut 16,3...
KAI Group Angkut 16,3 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
3 jam yang lalu
Harga Minyak Ikut Lunglai...
Harga Minyak Ikut Lunglai Terpukul Tarif Resiprokal Trump
4 jam yang lalu
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
5 jam yang lalu
Mereda, Harga Emas Antam...
Mereda, Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp1.819.000 per Gram
5 jam yang lalu
Diguncang Tarif Trump,...
Diguncang Tarif Trump, Pasar Global Kacau Balau
7 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi Perang Besar,...
Antisipasi Perang Besar, Uni Eropa Siapkan Rp13.730 Triliun
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved