BNI Beri Kredit Pupuk Indonesia Rp3,2 T

Rabu, 29 Juli 2015 - 09:53 WIB
BNI Beri Kredit Pupuk...
BNI Beri Kredit Pupuk Indonesia Rp3,2 T
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BNI) memberikan fasilitas kredit investasi sebesar Rp3,2 triliun kepada PT Pupuk Indonesia Holding Company.

Fasilitas ini akan dipergunakan oleh PT Pertrokimia Gresik, salah satu anak perusahaan Pupuk Indonesia untuk membangun proyek Amoniak dan Urea (Amurea) II di Gresik. Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto mengatakan, kerja sama ini menunjukkan dukungan dan komitmen BNI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional, melalui dukungan kepada industri pupuk yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dia melanjutkan, produksi pertanian yang semakin meningkat, akan berdampak pada permintaan pupuk yang semakin besar. Keadaan ini membuat para produsen pupuk harus berproduksi secara optimal dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar. ”Proyek Amurea II ini sangat penting peranannya dalam rencana memenuhi kebutuhan pupuk secara nasional tersebut,” kata Suprajarto di Jakarta kemarin.

Tercatat, konsumsi pupuk di Indonesia secara total tumbuh rata-rata 2,86% per tahun. Pada tahun 2015, industri pupuk masih memiliki prospek yang cerah, terlihat dari rencana program pemerintah dalam rangka penguatan ketahanan pangan dengan anggaran subsidi pupuk sebesar Rp35,7 triliun.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Hidayat Nyakman menuturkan, dengan dibangunnya pabrik Amurea II di Gresik, kebutuhan bahan baku untuk memproduksi pupuk NPK sebanyak 2,8 juta ton per tahun dan pupuk ZA sebanyak 750.000 ton per tahun akan terpenuhi.

”Dengan begitu, ketergantungan pada impor amoniak yang fluktuasi harganya sulit diprediksi bisa dikurangi,” ujarnya. Bahkan ini, tambah Hidayat, sekaligus dapat menghemat devisa negara.

Kunthi fahmar sandy
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
21 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
34 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved