Ekonomi Melambat, Pengusaha Mamin Ketar-ketir

Kamis, 06 Agustus 2015 - 14:38 WIB
Ekonomi Melambat, Pengusaha...
Ekonomi Melambat, Pengusaha Mamin Ketar-ketir
A A A
JAKARTA - Perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berlanjut pada kuartal II/2015 ini, membuat pengusaha makanan dan minuman (mamin) ketar ketir.

Ketua Gabungan Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengungkapkan, perekonomian Indonesia‎ pada kuartal II yang hanya tumbuh 4,67% secara makro berpengaruh terhadap industri mamin. (Baca: Ekonomi RI Kuartal II Hanya Tumbuh 4,67%).

Sebab, keberlangsungan industri mamin bergantung pada daya beli masyarakat. "Kan tentunya secara makro berpengaruh terhadap daya beli, karena konsumsi itu tergantung pertumbuhan ekonomi. Kalau makin lambat tentu kami khawatir," tuturnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Terlebih, lanjut Adhi, pada kuartal III tidak ada momentum apapun yang membuat industri mamin bangkit di tengah perlambatan ekonomi. ‎Jika pada kuartal II pengusaha mamin diuntungkan dengan momentum puasa dan Lebaran, namun tidak dengan kuartal III dan IV.

Bahkan, momentum pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada kuartal IV pun tidak terlalu berdampak pada industri mamin. "Kuartal III tidak ada momentum apa-apa. Kalau kuartal II kan ada puasa dan Lebaran. Kuartal III flat, ini kita khawatir," terang dia.

Pihaknya berharap, pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan investasi yang dapat menggairahkan perekonomian Tanah Air.

"Karena tidak ada lagi yang bisa diharapkan. Apalagi kalau sampai dolar Amerika Serikat (USD) menguat terus terhadap rupiah, kita kan semakin khawatir," pungkas Adhi.

Baca juga:

Ekonomi Melambat, Indef: Stop Salahkan Kondisi Global!

Pemerintah Harus Realistis Sikapi Pertumbuhan Ekonomi
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri F&B Melaju...
Industri F&B Melaju Pesat, LNK Jawab Tantangan Lewat Fasilitas Inovatif
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman Tahun 2023 Serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman Indonesia: Melaju Pesat, Siap Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman Lakukan Inovasi Antisipasi Pandemi
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman 'Dimasak' Menuju Transformasi Digital
25 Tahun Berkiprah,...
25 Tahun Berkiprah, Foodex Fokus Kembangkan Cita Rasa Nusantara
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2024-2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved