Sektor Properti Tertampar Melambatnya Ekonomi

Jum'at, 07 Agustus 2015 - 14:13 WIB
Sektor Properti Tertampar...
Sektor Properti Tertampar Melambatnya Ekonomi
A A A
JAKARTA - Kepala Riset PT MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, melambatnya pertumbuhan ekonomi menampar sektor konsumer, termasuk properti.

Menurut dia, sektor properti kena dampak pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) karena menurunnya komponen konsumsi.

"Komponen konsumsi mengalami penurunan dari segi pendapatan dan juga daya beli, sehingga properti alami penurunan," ujarnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (7/8/2015).

Edwin menjelaskan, salah satu faktor pendorong melambatnya PDB adalah menurunnya konsumsi. Menurut dia, laju pertumbuhan ekonomi yang melambat mencerminkan kondisi sektor konsumsinya.

"Jadi masyarakat tahan beli rumah. Kemudian untuk bank juga lagi turun kreditnya karena takut kredit macetnya tinggi," jelas Edwin.

Kendati demikian, ada beberapa emiten dalam sektor ini yang masih mencatat kinerja cukup positif, meski hanya dari sisi pendapatan.

"Misalnya Ciputra Development masih bagus, penjualan meningkat, tidak ada pendapatan lain-lain, tapi bottomline (keuntungan) kena dampak," pungkasnya.

Sekadar informasi, pertumbuhan ekonomi kuartal II tahun ini melambat menjadi 4,67% dibanding kuartal sebelumnya di angka 4,71%. Perlambatan ekonomi di dalam negeri, terimbas melambatnya ekonomi dunia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kontribusi Industri...
Kontribusi Industri Properti Terhadap PDB
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Pasar Properti Membaik,...
Pasar Properti Membaik, Industri Pendukung Properti Lakukan Ekspansi
Sektor Properti Bangkit...
Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
34 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
41 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved