IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.675-4.790
Selasa, 11 Agustus 2015 - 08:16 WIB
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.675-4.790
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak variatif, dengan kecenderungan kembali koreksi.
"IHSG akan bergerak dengan range pada kisaran 4.675-4.790," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/8/2015).
Dia menyampaikan, sentimen selanjutnya cukup sedikit, di antaranya data pinjaman baru di China dan data sentimen ekonomi di Eropa, sehingga minimnya sentimen membuat investor akan cenderung mengambil langkah aman.
Sementara IHSG kemarin ditutup kembali terkoreksi 21,35 poin sebesar 0,45% di level 4.748,95. Terlihat semua sektor mengalami pelemahan.
"Perdagangan yang cenderung sepi seakan investor mencari langkah aman menyambut ajuan perubahan fraksi harga saham oleh BEI minggu ini," ujarnya.
Selain itu, perlambatan pertumbuhan likuiditas perekonomian dan kembali terdepresiasinya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) juga masih menjadi sentimen negatif dari dalam negeri.
"Investor asing pun kembali tercatat net sell Rp114,37 miliar pada perdagangan kemarin," pungkasnya.
"IHSG akan bergerak dengan range pada kisaran 4.675-4.790," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/8/2015).
Dia menyampaikan, sentimen selanjutnya cukup sedikit, di antaranya data pinjaman baru di China dan data sentimen ekonomi di Eropa, sehingga minimnya sentimen membuat investor akan cenderung mengambil langkah aman.
Sementara IHSG kemarin ditutup kembali terkoreksi 21,35 poin sebesar 0,45% di level 4.748,95. Terlihat semua sektor mengalami pelemahan.
"Perdagangan yang cenderung sepi seakan investor mencari langkah aman menyambut ajuan perubahan fraksi harga saham oleh BEI minggu ini," ujarnya.
Selain itu, perlambatan pertumbuhan likuiditas perekonomian dan kembali terdepresiasinya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) juga masih menjadi sentimen negatif dari dalam negeri.
"Investor asing pun kembali tercatat net sell Rp114,37 miliar pada perdagangan kemarin," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :