IHSG Sesi I Jatuh ke Bawah Level 4.500
Rabu, 12 Agustus 2015 - 12:22 WIB
IHSG Sesi I Jatuh ke Bawah Level 4.500
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ketiga pekan ini jatuh ke bawah level 4.500, posisi terburuk tahun ini. IHSG anjlok 122,91 poin atau 2,66% ke level 4.499,69.
IHSG pagi tadi dibuka meninggalkan level 4.600 dan menjadi level terendah baru tahun ini karena sentimen China. IHSG merosot 53,95 poin atau 1,17% ke level 4.568,64.
IHSG kemarin berakhir merosot tajam akibat China melakukan devaluasi yuan. IHSG anjlok 126,36 poin atau 2,66% ke level 4.622,59.
Pelemahan itu di tengah memerahnya bursa Asia. Siang ini, bursa saham Asia bertahan melemah ditekan aksi jual karena Bank Rakyat China (PBOC) menetapkan tingkat titik tengah untuk yuan pada 6,3306?USD, 75 poin lebih lemah dari sebelumnya di 6,2298/USD.
Devaluasi ini merupakan terlemah sejak Oktober 2012, sehingga mengejutkan pasar keuangan dan saham di kawasan itu.
Adapun, indeks Shanghai melemah 17,61 poin atau 0,45% menjadi 3.910,30; indeks Hang Seng turun 429,92 poin atau 1,75% menjadi 24.068,29; indeks Straits Times susut 78,25 poin atau 2,48% menjadi 3.074,81 dan indeks Nikkei terkoreksi 399,53 poin atau 1,93% ke 20.321,22.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,33 triliun dengan 3,25 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp253,79 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,33 triliun dan aksi beli Rp1,07 triliun. Tercatat 24 saham menguat, 268 saham melemah dan 50 saham stagnan.
Sektor saham hari ini masih minus. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah properti yang anjlok 3,21%, diikuti sektor industri dasar merosot 3,08%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) naik Rp30 menjadi Rp1.195, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik Rp15 menjadi Rp1.950 dan PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) naik Rp35 menjadi Rp735.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp1.500 menjadi Rp25.500, PT Asahimas Flat Glass Tbk (LPPF) turun Rp200 menjadi Rp6.300 dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp200 menjadi Rp3.700.
(Baca: IHSG Dibuka ke Level Terendah Dipicu Sentimen China)
IHSG pagi tadi dibuka meninggalkan level 4.600 dan menjadi level terendah baru tahun ini karena sentimen China. IHSG merosot 53,95 poin atau 1,17% ke level 4.568,64.
IHSG kemarin berakhir merosot tajam akibat China melakukan devaluasi yuan. IHSG anjlok 126,36 poin atau 2,66% ke level 4.622,59.
Pelemahan itu di tengah memerahnya bursa Asia. Siang ini, bursa saham Asia bertahan melemah ditekan aksi jual karena Bank Rakyat China (PBOC) menetapkan tingkat titik tengah untuk yuan pada 6,3306?USD, 75 poin lebih lemah dari sebelumnya di 6,2298/USD.
Devaluasi ini merupakan terlemah sejak Oktober 2012, sehingga mengejutkan pasar keuangan dan saham di kawasan itu.
Adapun, indeks Shanghai melemah 17,61 poin atau 0,45% menjadi 3.910,30; indeks Hang Seng turun 429,92 poin atau 1,75% menjadi 24.068,29; indeks Straits Times susut 78,25 poin atau 2,48% menjadi 3.074,81 dan indeks Nikkei terkoreksi 399,53 poin atau 1,93% ke 20.321,22.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,33 triliun dengan 3,25 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp253,79 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,33 triliun dan aksi beli Rp1,07 triliun. Tercatat 24 saham menguat, 268 saham melemah dan 50 saham stagnan.
Sektor saham hari ini masih minus. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah properti yang anjlok 3,21%, diikuti sektor industri dasar merosot 3,08%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) naik Rp30 menjadi Rp1.195, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik Rp15 menjadi Rp1.950 dan PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) naik Rp35 menjadi Rp735.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp1.500 menjadi Rp25.500, PT Asahimas Flat Glass Tbk (LPPF) turun Rp200 menjadi Rp6.300 dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp200 menjadi Rp3.700.
(Baca: IHSG Dibuka ke Level Terendah Dipicu Sentimen China)
(rna)
Lihat Juga :