Pasca Reshuffle Kabinet, IHSG Berakhir Malah Merosot
Rabu, 12 Agustus 2015 - 16:27 WIB
Pasca Reshuffle Kabinet, IHSG Berakhir Malah Merosot
A
A
A
JAKARTA - Pasca perombakan (reshuffle) kabinet kerja yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir malah merosot. IHSG anjlok 143,10 poin atau 3,10% ke level 4.479,49.
IHSG pagi tadi dibuka meninggalkan level 4.600 dan menjadi level terendah baru tahun ini karena sentimen China. IHSG merosot 53,95 poin atau 1,17% ke level 4.568,64. Sementara, pada sesi I IHSG anjlok 122,91 poin atau 2,66% ke level 4.499,69.
Sementara, IHSG kemarin berakhir merosot tajam akibat China melakukan devaluasi yuan. IHSG anjlok 126,36 poin atau 2,66% ke level 4.622,59. Pelemahan itu di tengah menguatnya bursa Asia. Sedangkan sore ini, bursa Asia ditutup melemah.
Adapun, indeks Shanghai melemah 41,59 poin atau 1,06% menjadi 3.886,32; indeks Hang Seng anjlok 582,19 poin atau 2,38% menjadi 23.916,02; indeks Straits Times susut 92,96 poin atau 2,95% menjadi 3.060,10 dan indeks Nikkei terkoreksi 327,98 poin atau 1,58% ke 20.392,77.
Sementara, nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,88 triliun dengan 5,38 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp722,22 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,85 triliun dan aksi beli Rp2,13 triliun. Tercatat 38 saham menguat, 278 saham melemah dan 67 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya berakhir minus. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunan yang anjlok 4,66%, diikuti sektor infrastruktur merosot 3,67%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Grand Kartech Tbk (KRAH) naik Rp25 menjadi Rp2.085, PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)turun Rp200 menjadi Rp16.700 dan PT Bumi Teknokultura Tbk (BTEK) naik Rp30 menjadi Rp1.195.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp575 menjadi Rp18.500, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) turun Rp375 menjadi Rp3.900 dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp2.200 menjadi Rp80.500.
IHSG pagi tadi dibuka meninggalkan level 4.600 dan menjadi level terendah baru tahun ini karena sentimen China. IHSG merosot 53,95 poin atau 1,17% ke level 4.568,64. Sementara, pada sesi I IHSG anjlok 122,91 poin atau 2,66% ke level 4.499,69.
Sementara, IHSG kemarin berakhir merosot tajam akibat China melakukan devaluasi yuan. IHSG anjlok 126,36 poin atau 2,66% ke level 4.622,59. Pelemahan itu di tengah menguatnya bursa Asia. Sedangkan sore ini, bursa Asia ditutup melemah.
Adapun, indeks Shanghai melemah 41,59 poin atau 1,06% menjadi 3.886,32; indeks Hang Seng anjlok 582,19 poin atau 2,38% menjadi 23.916,02; indeks Straits Times susut 92,96 poin atau 2,95% menjadi 3.060,10 dan indeks Nikkei terkoreksi 327,98 poin atau 1,58% ke 20.392,77.
Sementara, nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,88 triliun dengan 5,38 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp722,22 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,85 triliun dan aksi beli Rp2,13 triliun. Tercatat 38 saham menguat, 278 saham melemah dan 67 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya berakhir minus. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunan yang anjlok 4,66%, diikuti sektor infrastruktur merosot 3,67%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Grand Kartech Tbk (KRAH) naik Rp25 menjadi Rp2.085, PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)turun Rp200 menjadi Rp16.700 dan PT Bumi Teknokultura Tbk (BTEK) naik Rp30 menjadi Rp1.195.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp575 menjadi Rp18.500, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) turun Rp375 menjadi Rp3.900 dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp2.200 menjadi Rp80.500.
(izz)
Lihat Juga :