Pelaku Pasar Enggan Lepas USD, Rupiah Akan Koreksi
Kamis, 13 Agustus 2015 - 08:59 WIB
Pelaku Pasar Enggan Lepas USD, Rupiah Akan Koreksi
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diperkirakan berpeluang kembali terkoreksi jika pelaku pasar enggan melepas USD.
"Rupiah masih berpotensi mengalami pelemahan lanjutan jika pelaku pasar masih enggan melepas USD. Tetap cermati sentimen dan berita yang dirilis," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (13/8/2015).
Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp13.750-Rp13.765/USD.
Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.758/USD, terkoreksi 217 poin dari posisi kemarin di level Rp13.541/USD.
Kembalinya bank sentral China melakukan devaluasi terhadap mata uangnya membuat laju mata uang emerging market kembali terkapar. Rupiah pun masih menjadi korban atas kebijakan bank sentral tersebut.
"Bahkan adanya event pelantikan menteri hasil reshuffle juga belum memberikan sentimen positif bagu rupiah. Harapan kami akan pelemahan terbatas pun kian hilang," ujarnya.
"Rupiah masih berpotensi mengalami pelemahan lanjutan jika pelaku pasar masih enggan melepas USD. Tetap cermati sentimen dan berita yang dirilis," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (13/8/2015).
Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp13.750-Rp13.765/USD.
Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.758/USD, terkoreksi 217 poin dari posisi kemarin di level Rp13.541/USD.
Kembalinya bank sentral China melakukan devaluasi terhadap mata uangnya membuat laju mata uang emerging market kembali terkapar. Rupiah pun masih menjadi korban atas kebijakan bank sentral tersebut.
"Bahkan adanya event pelantikan menteri hasil reshuffle juga belum memberikan sentimen positif bagu rupiah. Harapan kami akan pelemahan terbatas pun kian hilang," ujarnya.
(rna)