China Berhenti Lemahkan Yuan, Rupiah Dibuka Negatif

Jum'at, 14 Agustus 2015 - 10:20 WIB
China Berhenti Lemahkan...
China Berhenti Lemahkan Yuan, Rupiah Dibuka Negatif
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka negatif lantaran USD naik tipis setelah Bank Sentral China (PBoC) telah berhenti melemahkan yuan.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp13.817/USD. Posisi ini negatif 42 poin dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.775/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.766/USD dan pada pukul 10.00 WIB melemah ke Rp13.804/USD. Posisi tersebut memburuk dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp13.767/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.763/USD, melemah 16 poin dari posisi kemarin di level Rp13.747/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.798/USD. Posisi ini terapresiasi 10 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.808/USD.

Sementara USD naik tipis pada pagi ini setelah PBoC tampaknya telah berhenti melemahkan yuan, mengurangi kekhawatiran bahwa mata uang China yang lebih rendah bisa menggagalkan rencana Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunga.

Dikutip dari Reuters, PBoC hari ini menetapkan titik tengah yuan di 6,3990 terhadap USD, sedikit lebih kuat dari kemarin. USD terhadap yen diperdagangkan pada 124,50, naik sedikit dari sebelumnya di 124,21/USD. Euro turun terhadap USD ke 1.1141. Namun, euro telah naik 1,6% pada pekan ini.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama berada di 96,372, dari level terendah satu bulan di 95,926 pada hari Selasa. Sementara dolar Selandia Baru diperdagangkan turun 0,5% ke0,6540/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
6 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
7 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
9 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
10 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
11 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
13 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved