Pengusaha Nilai Target Pajak 2016 Ketinggian

Sabtu, 15 Agustus 2015 - 18:12 WIB
Pengusaha Nilai Target...
Pengusaha Nilai Target Pajak 2016 Ketinggian
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai, target pajak yang dipatok pemerintah sebesar Rp 1.565,8 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2016 terlalu tinggi.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengungkapkan, jika target pajak pada tahun ini tidak terlampau spektakuler yaitu sekitar Rp1.480 triliun, maka target pajak yang dicanangkan pemerintah untuk 2016 masih cukup realistis.

"Kalau menurut kami itu (target pajak 2016) itu tinggi. Kita kan memandang (target pajak) di 2015 yang tidak realistis. Jadi ter-carry over ke tahun berikutnya," katanya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (15/8/2015). (Baca: Ini Asumsi Dasar Ekonomi Makro RI)

Dia meragukan penerimaan pajak pada tahun depan akan tercapai, mengingat di tahun ini saja pemerintah cukup kerepotan dengan target penerimaan pajak Rp1.480 triliun.

"Apa betul nanti kita bisa terima Rp1.565 triliun, yang mana di 2015 ini target Rp1.480 triliun saja tidak tercapai kan," imbuh dia. (Baca: Ini Garis Besar Postur RAPBN 2016)

Terlampau tingginya target penerimaan pajak yang dicanangkan pemerintah dalam RAPBN 2016, juga tercermin dalam kondisi ekonomi Indonesia yang lemah. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pun masih fluktuatif.

"Ekonomi kan lagi jeblok, masa mau dikasih target tinggi. Kan enggak mungkin dong. Itu yang saya bilang. Mudah-mudahan ini tidak terjadilah. Lagian masa mau bikin APBN lebih rendah dari 2015. Ini karena kacaunya 2015 jadi ter-carry over ke 2016," pungkas Hariyadi. (lly)

Baca juga:

Target Pajak Tahun Depan Lebih Realistis

Pemerintah Masih Pede Target Pajak 2015 Tercapai
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Butuh Duit Rp1.840,7...
Butuh Duit Rp1.840,7 Triliun Tahun Depan, Jokowi Minta Genjot Pajak
Pandangan Purbaya Soal...
Pandangan Purbaya Soal Proses Hukum Mantan Dirjen Pajak Suryo Utomo Periode 2016–2020
Rasio Pajak Dipatok...
Rasio Pajak Dipatok 8,25% Tahun Depan, Terendah Sejak 2010
Pajak Seret, Target...
Pajak Seret, Target Pendapatan Negara 2021 Turun Jadi Rp1.743 T
Ini Cara Sri Mulyani...
Ini Cara Sri Mulyani Kejar Pajak Rp1.506 Triliun Tahun Depan
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
26 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
46 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved