Pelaku Pasar Cium Aroma Tak Sedap dari Reshuffle

Minggu, 16 Agustus 2015 - 11:52 WIB
Pelaku Pasar Cium Aroma...
Pelaku Pasar Cium Aroma Tak Sedap dari Reshuffle
A A A
JAKARTA - Kepala Riset PT MNC Securities Edwin Sebayang mengungkapkan, pelaku pasar (market) mencium aroma tidak sedap dari reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Edwin, perombakan Kabinet Kerja dengan adanya tiga menteri ekonomi yang diganti, membuat kondisi market menjadi tidak stabil.

"Itu sejalan dengan kejatuhan market kemarin, karena market mencium aroma tidak sedap dari reshuffle tersebut," ujarnya melalui pesan singkat kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (16/8/2015).

Dia menyebutkan kegaduhan di pemerintahan Jokowi baru saja dimulai sejak perombakan kemarin, sehingga membuat ketidakpastian bagi pelaku pasar.

Dihubungi terpisah, Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada melihat mayoritas menteri adalah wajah lama yang mengisi perombakan kabinet.

"Isinya muka lama kecuali Pak Lembong (Thomas Lembong). Yang masuk orang-orang terdekat ketua partai itu (PDIP)," pungkasnya.

Baca juga:

Apindo: Perbaiki Ekonomi Tak Cukup dengan Reshuffle

Bongkar Pasang Menteri Ekonomi Jilid I

DPR Sarankan Jokowi Tak Buru-buru Reshuffle Lagi
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasar Respons Positif...
Pasar Respons Positif Reshuffle Kabinet Jokowi, Ini Alasannya
Penutupan IHSG Ambrol,...
Penutupan IHSG Ambrol, Efek Reshuffle Kabinet?
Respons Isu Reshuffle...
Respons Isu Reshuffle Kabinet, Begini Ramalan Nasib IHSG
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Pembukaan Perdagangan...
Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia
Jokowi Minta Pasar Modal...
Jokowi Minta Pasar Modal Pertahankan Catatan Positif
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
7 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
14 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
39 menit yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved