Rupiah Pekan Depan Diprediksi Menguat

Minggu, 16 Agustus 2015 - 20:17 WIB
Rupiah Pekan Depan Diprediksi...
Rupiah Pekan Depan Diprediksi Menguat
A A A
JAKARTA - Nilai mata uang rupiah pada pekan depan diprediksi akan menguat seiring pelemahan laju dolar Amerika Serikat (USD).

"Meski kami nilai hanya sementara, namun cukup membuat laju rupiah dapat menguat meski tidak terlalu signifikan di awal pekan," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Minggu (16/8/2015).

Dia menjelaskan, pasca dirilis lebih rendahnya non farm payrolls dan tetapnya unemployment rate AS, laju USD cenderung mengalami penurunan.

Di sisi lain, rilis kenaikan manufacturing payrolls dan government payrolls AS tampaknya belum cukup kuat mengangkat laju USD yang sebelumnya sudah cenderung meningkat.

Sementara awan gelap tampaknya masih menyelimuti pergerakan rupiah. Dia berharap akan terbatasnya pelemahan tidak terjadi setelah terlibas dengan kembali menguatnya laju USD.

"Kami melihat mata uang yang kami harapkan saat ini dapat melawan dominasi USD, yaitu yuan. Pergerakannya saat ini cenderung melemah seiring dengan langkah PBoC mendevaluasi yuan," jelas Reza.

Dia menambahkan, dengan kata lain laju yuan dilemahkan. Atas melemahnya laju yuan maka mata uang tandingan USD menjadi tidak ada.

"GBP, yen, euro, hingga rubel tidak mampu sebelumnya melawan USD seiring peliknya masalah internal ekonomi mereka," pungkasnya.

Baca juga:

Rupiah Ditutup Rontok di Akhir Pekan

Asumsi Rupiah di Level Rp13.400/USD Dinilai Tak Masuk Akal
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
57 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
3 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
5 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
8 jam yang lalu
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved