IHSG Dibuka Terkoreksi Lagi Terimbas Bursa China
Rabu, 19 Agustus 2015 - 09:18 WIB
IHSG Dibuka Terkoreksi Lagi Terimbas Bursa China
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka terkoreksi lagi tertekan jatuhnya Wall Street dan bursa China. IHSG tergerus 7,70 poin atau 0,17% ke level 4.502,78.
IHSG kemarin ditutup terjungkal karena tertekan kekhawatiran perlambatan ekonomi China. IHSG anjlok 74,91 poin atau 1,63% ke level 4.510,48.
Pelemahan itu sejalan dengan memerahnya bursa Asia karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi China. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka variatif.
Pasar saham di China jatuh lagi pada Rabu pagi, dan Wall Street melemah semalam, sejalan dengan kekhawatiran seputar ekonomi China dan serangan di Thailand.
Dikutip dari Reuters, indeks utama AS menurun semalam, terbebani oleh kinerja di Wal-Mart dan penurunan saham komoditas karena kekhawatiran atas perekonomian China. Sementara itu, kekhawatiran atas likuiditas dalam perekonomian juga menambah kekhawatiran.
Adapun, indeks Shanghai anjlok 65,98 poin atau 1,76% menjadi 3.679,05; indeks Hang Seng menguat 46,40 poin atau 0,20% menjadi 23.521,37; indeks Straits Times naik 7,63 poin atau 0,21% menjadi 3.056,17 dan indeks Nikkei terkoreksi 101,51 poin atau 0,46% ke 20.460,60.
Sementara, nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp113 miliar dengan 114 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp887,94 juta dengan aksi jual asing mencapai Rp24,18 miliar dan aksi beli Rp23,23 miliar. Tercatat 53 saham menguat, 50 saham melemah dan 53 saham stagnan.
Sektor saham hari ini dibuka variatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang melemah 0,96%, sedangkan yang menguat tertinggi sektor keunagan naik 0,05%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp175 menjadi Rp18.275, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp800 menjadi Rp47.300 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp150 menjadi Rp9.950.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp425 menjadi Rp36.200, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp200 menjadi Rp17.100 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp150 menjadi Rp9.200.
Baca:
IHSG Diprediksi Diwarnai Aksi Jual, Simak Saham Ini
Wall Street Jatuh Ditekan Sektor Komoditas
IHSG kemarin ditutup terjungkal karena tertekan kekhawatiran perlambatan ekonomi China. IHSG anjlok 74,91 poin atau 1,63% ke level 4.510,48.
Pelemahan itu sejalan dengan memerahnya bursa Asia karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi China. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka variatif.
Pasar saham di China jatuh lagi pada Rabu pagi, dan Wall Street melemah semalam, sejalan dengan kekhawatiran seputar ekonomi China dan serangan di Thailand.
Dikutip dari Reuters, indeks utama AS menurun semalam, terbebani oleh kinerja di Wal-Mart dan penurunan saham komoditas karena kekhawatiran atas perekonomian China. Sementara itu, kekhawatiran atas likuiditas dalam perekonomian juga menambah kekhawatiran.
Adapun, indeks Shanghai anjlok 65,98 poin atau 1,76% menjadi 3.679,05; indeks Hang Seng menguat 46,40 poin atau 0,20% menjadi 23.521,37; indeks Straits Times naik 7,63 poin atau 0,21% menjadi 3.056,17 dan indeks Nikkei terkoreksi 101,51 poin atau 0,46% ke 20.460,60.
Sementara, nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp113 miliar dengan 114 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp887,94 juta dengan aksi jual asing mencapai Rp24,18 miliar dan aksi beli Rp23,23 miliar. Tercatat 53 saham menguat, 50 saham melemah dan 53 saham stagnan.
Sektor saham hari ini dibuka variatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang melemah 0,96%, sedangkan yang menguat tertinggi sektor keunagan naik 0,05%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp175 menjadi Rp18.275, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp800 menjadi Rp47.300 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp150 menjadi Rp9.950.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp425 menjadi Rp36.200, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp200 menjadi Rp17.100 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp150 menjadi Rp9.200.
Baca:
IHSG Diprediksi Diwarnai Aksi Jual, Simak Saham Ini
Wall Street Jatuh Ditekan Sektor Komoditas
(rna)
Lihat Juga :