IHSG Sesi I Tergelincir Tinggalkan Level 4.500
Rabu, 19 Agustus 2015 - 12:22 WIB
IHSG Sesi I Tergelincir Tinggalkan Level 4.500
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini berakhir makin melemah, meninggalkan level 4.500. IHSG tergelincir 29,67 poin atau 0,66% ke level 4.850,81.
IHSG pagi tadi dibuka terkoreksi lagi tertekan jatuhnya Wall Street dan bursa China. IHSG tergerus 7,70 poin atau 0,17% ke level 4.502,78.
Sementara IHSG kemarin ditutup terjungkal karena tertekan kekhawatiran perlambatan ekonomi China. IHSG anjlok 74,91 poin atau 1,63% ke level 4.510,48.
Pelemahan itu sejalan dengan memerahnya bursa Asia karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi China. Siang ini, bursa Asia memerah.
Adapun, indeks Shanghai anjlok 116,76 poin atau 3,12% menjadi 3.631,40; indeks Hang Seng melemah 242,21 poin atau 1,03% menjadi 23.232,76; indeks Straits Times turun 3,12 poin atau 0,10% menjadi 3.046,30 dan indeks Nikkei terkoreksi 280,27 poin atau 1,35% ke 20.276,20.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,86 triliun dengan 2,26 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp284,19 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp757,78 miliar dan aksi beli Rp473,59 miliar. Tercatat 85 saham menguat, 155 saham melemah dan 85 saham stagnan.
Sektor saham hari ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunani yang terkoreksi 0,72%, diikuti industri dasar menurun 0,69%. Sedangkan yang menguat hanya sektor aneka industri yang naik 0,08%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp50 menjadi Rp5.600, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp950 menjadi Rp47.450 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp30 menjadi Rp4.375.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp80 menjadi Rp3.500, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp110 menjadi Rp2.385 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp55 menjadi Rp3.325.
(Baca: IHSG Dibuka Terkoreksi Lagi Terimbas Bursa China)
IHSG pagi tadi dibuka terkoreksi lagi tertekan jatuhnya Wall Street dan bursa China. IHSG tergerus 7,70 poin atau 0,17% ke level 4.502,78.
Sementara IHSG kemarin ditutup terjungkal karena tertekan kekhawatiran perlambatan ekonomi China. IHSG anjlok 74,91 poin atau 1,63% ke level 4.510,48.
Pelemahan itu sejalan dengan memerahnya bursa Asia karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi China. Siang ini, bursa Asia memerah.
Adapun, indeks Shanghai anjlok 116,76 poin atau 3,12% menjadi 3.631,40; indeks Hang Seng melemah 242,21 poin atau 1,03% menjadi 23.232,76; indeks Straits Times turun 3,12 poin atau 0,10% menjadi 3.046,30 dan indeks Nikkei terkoreksi 280,27 poin atau 1,35% ke 20.276,20.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,86 triliun dengan 2,26 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp284,19 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp757,78 miliar dan aksi beli Rp473,59 miliar. Tercatat 85 saham menguat, 155 saham melemah dan 85 saham stagnan.
Sektor saham hari ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunani yang terkoreksi 0,72%, diikuti industri dasar menurun 0,69%. Sedangkan yang menguat hanya sektor aneka industri yang naik 0,08%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp50 menjadi Rp5.600, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp950 menjadi Rp47.450 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp30 menjadi Rp4.375.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp80 menjadi Rp3.500, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp110 menjadi Rp2.385 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp55 menjadi Rp3.325.
(Baca: IHSG Dibuka Terkoreksi Lagi Terimbas Bursa China)
(rna)
Lihat Juga :