Aksi Jual Ramai, IHSG Sesi I Terhempas ke Bawah 4.450
Kamis, 20 Agustus 2015 - 12:20 WIB
Aksi Jual Ramai, IHSG Sesi I Terhempas ke Bawah 4.450
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ditutup terhempas ke rekor terendah ke bawah level 4.450 karena ramainya aksi jual. IHSG mundur 34,67 poin atau 0,77% ke level 4.449,58.
IHSG pagi tadi dibuka menuju level terbawah tahun ini terimbas kekhawatiran terhadap ekonomi China. IHSG minus 12,2 poin atau 0,27% ke level 4.472,22.
Sementara IHSG kemarin merosot 26,24 poin atau 0,58% ke level 4.484,24. Pelemahan itu seiring dengan melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara bursa Asia siang ini bertahan di zona merah.
Indeks Shanghai melemah 15,01 poin atau 0,40% menjadi 3.779,10; indeks Hang Seng melemah 289,24 poin atau 1,25% menjadi 22.878,61; indeks Straits Times turun 29,91 poin atau 0,98% menjadi 3.012,00 dan indeks Nikkei terkoreksi 107,71 poin atau 0,53% ke 20.114,92.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,30 triliun dengan 3,82 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,39 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp2,98 triliun dan aksi beli Rp590,65 miliar. Tercatat 62 saham menguat, 194 saham melemah dan 77 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunan yang terkoreksi 1,53%, diikuti keuangan menurun 1,32%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp110 menjadi Rp1.240, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp425 menjadi Rp47.025 dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp50 menjadi Rp6.225.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp45 menjadi Rp3.500, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp75 menjadi Rp2.320 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp200 menjadi Rp25.900.
(Baca: IHSG Dibuka Minus Dipicu Kekhawatiran terhadap China)
IHSG pagi tadi dibuka menuju level terbawah tahun ini terimbas kekhawatiran terhadap ekonomi China. IHSG minus 12,2 poin atau 0,27% ke level 4.472,22.
Sementara IHSG kemarin merosot 26,24 poin atau 0,58% ke level 4.484,24. Pelemahan itu seiring dengan melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara bursa Asia siang ini bertahan di zona merah.
Indeks Shanghai melemah 15,01 poin atau 0,40% menjadi 3.779,10; indeks Hang Seng melemah 289,24 poin atau 1,25% menjadi 22.878,61; indeks Straits Times turun 29,91 poin atau 0,98% menjadi 3.012,00 dan indeks Nikkei terkoreksi 107,71 poin atau 0,53% ke 20.114,92.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,30 triliun dengan 3,82 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,39 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp2,98 triliun dan aksi beli Rp590,65 miliar. Tercatat 62 saham menguat, 194 saham melemah dan 77 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunan yang terkoreksi 1,53%, diikuti keuangan menurun 1,32%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp110 menjadi Rp1.240, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp425 menjadi Rp47.025 dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp50 menjadi Rp6.225.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp45 menjadi Rp3.500, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp75 menjadi Rp2.320 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp200 menjadi Rp25.900.
(Baca: IHSG Dibuka Minus Dipicu Kekhawatiran terhadap China)
(rna)
Lihat Juga :