Aksi Jual Meluas, IHSG Berakhir Makin Sengsara
Kamis, 20 Agustus 2015 - 16:25 WIB
Aksi Jual Meluas, IHSG Berakhir Makin Sengsara
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan menjelang akhir pekan ini berakhir makin sengsara ke rekor terendah baru tertekan aksi jual di seluruh bursa Asia. IHSG surut 42,33 poin atau 0,94% ke level 4.441,91.
IHSG pagi tadi dibuka menuju level terbawah tahun ini terimbas kekhawatiran terhadap ekonomi China. IHSG minus 12,2 poin atau 0,27% ke level 4.472,22 dan pada akhir sesi I ditutup pada level 4.449,58.
Sementara IHSG kemarin merosot 26,24 poin atau 0,58% ke level 4.484,24. Pelemahan itu seiring dengan melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara bursa Asia ditutup di zona merah.
Aksi jual di bursa Asia berlanjut pada hari ini, dengan beberapa bursa mencapai posisi terendah dua bulan karena jatuhnya saham China lantaran meningkatnya kekhawatiran perekonomian negara terbesar kedua di dunia tersebut.
Sementara itu, Wall Street juga anjlok semalam pascapertemuan Federal Reserve terakhir menyebabkan pasar mempertanyakan kemungkinan pengetatan kebijakan moneter AS bulan depan.
Dikutip dari Reuters, saham China jatuh tajam menyeret saham Jepang yang melemah untuk hari ketiga mendekat level terendah dalam enam pekan terakhir pada hari ini di tengah kekhawatiran tentang ekonomi China.
Adapun, indeks Shanghai melemah 129,82 poin atau 3,42% menjadi 3.664,29; indeks Hang Seng anjlok 410,38 poin atau 1,77% menjadi 22.757,47; indeks Straits Times turun 31,04 poin atau 1,02% menjadi 3.010,26 dan indeks Nikkei terkoreksi 189,11 poin atau 0,94% ke 20.033,52.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,09 triliun dengan 5,69 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,55 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp3,80 triliun dan aksi beli Rp1,25 triliun. Tercatat 63 saham menguat, 240 saham melemah dan 72 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunan yang terkoreksi 1,94%, diikuti properti menurun 1,50%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp30 menjadi Rp1.160, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp150 menjadi Rp47.750 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp40 menjadi Rp3.355.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp50 menjadi Rp3.495, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp80 menjadi Rp2.315 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp600 menjadi Rp25.500.
(Baca: Aksi Jual Ramai, IHSG Sesi I Terhempas ke Bawah 4.450)
IHSG pagi tadi dibuka menuju level terbawah tahun ini terimbas kekhawatiran terhadap ekonomi China. IHSG minus 12,2 poin atau 0,27% ke level 4.472,22 dan pada akhir sesi I ditutup pada level 4.449,58.
Sementara IHSG kemarin merosot 26,24 poin atau 0,58% ke level 4.484,24. Pelemahan itu seiring dengan melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara bursa Asia ditutup di zona merah.
Aksi jual di bursa Asia berlanjut pada hari ini, dengan beberapa bursa mencapai posisi terendah dua bulan karena jatuhnya saham China lantaran meningkatnya kekhawatiran perekonomian negara terbesar kedua di dunia tersebut.
Sementara itu, Wall Street juga anjlok semalam pascapertemuan Federal Reserve terakhir menyebabkan pasar mempertanyakan kemungkinan pengetatan kebijakan moneter AS bulan depan.
Dikutip dari Reuters, saham China jatuh tajam menyeret saham Jepang yang melemah untuk hari ketiga mendekat level terendah dalam enam pekan terakhir pada hari ini di tengah kekhawatiran tentang ekonomi China.
Adapun, indeks Shanghai melemah 129,82 poin atau 3,42% menjadi 3.664,29; indeks Hang Seng anjlok 410,38 poin atau 1,77% menjadi 22.757,47; indeks Straits Times turun 31,04 poin atau 1,02% menjadi 3.010,26 dan indeks Nikkei terkoreksi 189,11 poin atau 0,94% ke 20.033,52.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,09 triliun dengan 5,69 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,55 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp3,80 triliun dan aksi beli Rp1,25 triliun. Tercatat 63 saham menguat, 240 saham melemah dan 72 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunan yang terkoreksi 1,94%, diikuti properti menurun 1,50%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp30 menjadi Rp1.160, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp150 menjadi Rp47.750 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp40 menjadi Rp3.355.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp50 menjadi Rp3.495, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp80 menjadi Rp2.315 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp600 menjadi Rp25.500.
(Baca: Aksi Jual Ramai, IHSG Sesi I Terhempas ke Bawah 4.450)
(rna)
Lihat Juga :