IHSG Akhir Pekan Diprediksi Melemah Terbatas
Jum'at, 21 Agustus 2015 - 08:29 WIB
IHSG Akhir Pekan Diprediksi Melemah Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini masih akan bergerak variatif (mixed) cenderung melemah terbatas.
"IHSG diperkirakan akan berada pada kisaran 4.400-4.485," ujarnya di Jakarta, Jumat (21/8/2015).
Lanjar menyampaikan, sentimen di akhir pekan akan datang dari survei data manufaktur PMI di negara-negara berpengaruh di dunia untuk bulan Agustus ini dengan ekspektasi postiif dan hanya China yang negatif.
"Saham-saham yang dapat diperhatikan, di antaranya AKRA, BBNI, BMRI, UNTR, dan AISA," jelas Lanjar.
Sementara IHSG kemarin kembali melemah 42,33 poin atau sebesar 0,94% di level 4.441,91 dengan volume yang lumayan tinggi.
Kembali hanya sektor aneka industri yang terlihat menghijau di saat semua sektor terkoreksi. Koreksi terdalam dialami oleh sektor perkebunan. Selain itu, depresiasi mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), sehingga capital outflow terjadi kembali.
"Dengan angka yang tidak sedikit, di mana tercatat net sell sebesar Rp2,57 triliun pada perdagangan kemarin," pungkasnya.
"IHSG diperkirakan akan berada pada kisaran 4.400-4.485," ujarnya di Jakarta, Jumat (21/8/2015).
Lanjar menyampaikan, sentimen di akhir pekan akan datang dari survei data manufaktur PMI di negara-negara berpengaruh di dunia untuk bulan Agustus ini dengan ekspektasi postiif dan hanya China yang negatif.
"Saham-saham yang dapat diperhatikan, di antaranya AKRA, BBNI, BMRI, UNTR, dan AISA," jelas Lanjar.
Sementara IHSG kemarin kembali melemah 42,33 poin atau sebesar 0,94% di level 4.441,91 dengan volume yang lumayan tinggi.
Kembali hanya sektor aneka industri yang terlihat menghijau di saat semua sektor terkoreksi. Koreksi terdalam dialami oleh sektor perkebunan. Selain itu, depresiasi mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), sehingga capital outflow terjadi kembali.
"Dengan angka yang tidak sedikit, di mana tercatat net sell sebesar Rp2,57 triliun pada perdagangan kemarin," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :