IHSG Jeblok, OJK Diminta Lakukan Ini

Jum'at, 21 Agustus 2015 - 15:11 WIB
IHSG Jeblok, OJK Diminta...
IHSG Jeblok, OJK Diminta Lakukan Ini
A A A
JAKARTA - Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan kondisi pasar saat ini, yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin jeblok.

"Dari OJK sendiri ada langkah yang diambil mereka, kira-kira ada penjelasan dari mereka. Apa yang terjadi pada kondisi pasar?" ujarnya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (21/8/2015).

Reza menjelaskan, maksud dari pernyataannya adalah meminta pandangan OJK serta langkah antisipasi yang akan dilakukan.

"Terus itu sebenarnya yang lagi ditunggu pelaku pasar adalah antisipasi jangka pendek seperti apa? Jangan bilang genjot anggaran, yang realistis aja," jelas Reza.

Sementara itu, dia menambahkan, kebijakan Bank Indonesia (BI) yang membatasi penggunaan valuta asing (valas) di dalam negeri masih belum terlihat dampaknya.

"Dampak secara langsung belum. Mungkin ke depan kita harapkan ada dampak realisasi kebijakan BI," katanya.

Sementara sentimen positif belum juga menghampiri pasar modal Tanah Air, sehingga langkah pemerintah ditunggu oleh banyak pihak.

"Kalau kondisi seperti ini, apa langkah pemerintah yang harus dilakukan kemudian?" pungkas Reza.

Sementara pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) di DPR hingga perombakan (reshuffle) kabinet belum mampu bangkitkan IHSG. Reza menjelaskan, sebenarnya ada tiga kesempatan yang bisa membuat IHSG kembali menguat setelah dan sekian lama terpuruk di bawah level 5.000.

"Pertama Jokowi datang ke IDX, kedua reshuffle kabinet, ketiga pidato kenegaraan. Lewat semua itu dan tidak terlalu mendapat respon positif pasar," ujarnya.


Baca:

Bursa Asia Anjlok, IHSG Sesi I Jeblok 91 Poin

Bursa Asia Meluncur, IHSG Dibuka Ambles ke 4.400

(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kredit Perbankan Agustus...
Kredit Perbankan Agustus 2023 Tumbuh 9,06% Jadi Rp6.739 Triliun
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
Pengunduran Diri Petinggi...
Pengunduran Diri Petinggi OJK Berlanjut, Kini Wakil Ketua Mirza Adityaswara Ikut Mundur
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
1 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
1 jam yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved