Perang Mata Uang Sedang Terjadi

Sabtu, 22 Agustus 2015 - 16:41 WIB
Perang Mata Uang Sedang...
Perang Mata Uang Sedang Terjadi
A A A
JAKARTA - Direktur Institute for Economics and Social Research I Kadek Dian Sutrisna Artha memandang, saat ini sebetulnya sudah terjadi perang mata uang(currency war).

Namun perang mata uang ini hanya untuk negara kuat, seperti Amerika Serikat dengan mata uang USD, China dengan yuan, Jepang dengan yen dan negara bagian Eropa dengan euronya.

"Ini sebenarnya sudah terjadi kalau perang mata uang, tapi antara USD, yuan, yen dan euro. Jepang dan Eropa kan mereka lakukan quantative easing, sekarang China juga melakukan itu. Tapi syaratnya cuma negara-negara yang kuat yang bisa melakukan itu," kata Kadek kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (22/8/2015).

Indonesia, kata Kadek, tidak akan pernah bisa menjadi peserta currency war karena sudah pasti akan kalah bersaing dengan mata uang negara yang lebih kuat.

"Kalau kita ikut-ikutan, ya kita bakalan kalah. Sekarang itu, Indonesia tidak melemahkan pun, ya memang sudah lemah dan malah akan jadi bumerang (kalau sengaja dilemahkan). Kalau China cadangan devisanya besar, dia masih kuat. Kalau kita enggak mungkin," tandasnya.

Baca:

Pengamat: Pemerintah Tak Punya Alasan Lemahkan Rupiah

Efek Pembatasan Pembelian USD Hanya Sementara

China Berusaha Tenangkan Ketakutan Perang Mata Uang

(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
20 menit yang lalu
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
1 jam yang lalu
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
1 jam yang lalu
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
3 jam yang lalu
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
3 jam yang lalu
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved