Bursa China Jatuh Terparah, IHSG Dibuka Terdiskon 106 Poin

Senin, 24 Agustus 2015 - 09:23 WIB
Bursa China Jatuh Terparah,...
Bursa China Jatuh Terparah, IHSG Dibuka Terdiskon 106 Poin
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini dibuka terkapar terimbas jatuhnya bursa Asia, terutama China. IHSG terdiskon 106 poin atau 2,44% ke level 4.230,25.

IHSG akhir pekan lalu mendekati level terendah 19 bulan terakhir akibat longsornya pasar saham dunia. IHSG terjun bebas 105,96 poin atau 2,39% ke level 4.335,95.

Sementara bursa Asia pagi ini dibuka memerah semua, dengan kajatuhan paling dalam di derita pasar saham China. Pasar saham negara Tirai Bambu itu diserang aksi jual yang makin meluas pada Senin di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi negaranya. (Baca: Negara Tirai Bambu Goyang Pasar Uang dan Saham Dunia)

"Kita akan melihat ketakutan di Asia hari ini karena risiko aksi jual diperkirakan menyelimuti pasar regional. Ketegangan geopolitik di semenanjung Korea akan menambah pelemahan," kata Strategi pasar di IG Bernard Aw dalam sebuah catatannya, seperti dilansir dari CNBC, Senin (24/8/2015).

Sementara Wall Street pada akhir pekan lalu turun tajam karena kekhawatiran pertumbuhan global. Indeks utama di Wall Street mengalami koreksi harian paling buruk dalam empat tahun terakhir. (Baca: Wall Street Alami Koreksi Harian Tertajam Sejak 2011)

Adapun, indeks Shanghai anjlok 243,84 poin atau 7,01% menjadi 3.259,50; indeks Hang Seng merosot 830,77 poin atau 3,71% menjadi 22.578,85; indeks Straits Times turun 72,54 poin atau 2,44% menjadi 2.897,14 dan indeks Nikkei koreksi 527,75 poin atau 2,78% ke 18.895,08.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp153 miliar dengan 112 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp8,85 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp73,33 miliar dan aksi beli Rp64,48 miliar. Tercatat 5 saham menguat, 142 saham melemah dan 18 saham stagnan.

Sektor saham hari ini semuanya terkoreksi. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah properti yang ambles 4,36%, diikuti perkebunan jatuh 3,97%.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indosat Tbk (ISAT) naik Rp110 menjadi Rp4.100, PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) menguat Rp105 menjadi Rp800 dan PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) naik Rp10 menjadi Rp86.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp975 menjadi Rp44.025, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) turun Rp550 menjadi Rp15.000 dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp175 menjadi Rp5.000.

Baca:

Waspadai Pelemahan IHSG Berlanjut, Simak Saham Ini

IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.270-4.380

(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
3 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
3 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
4 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
7 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
8 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
8 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved