Rupiah Dibuka Tembus Rp14.000/USD

Senin, 24 Agustus 2015 - 10:22 WIB
Rupiah Dibuka Tembus...
Rupiah Dibuka Tembus Rp14.000/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka tembus Rp14.000/USD, meski mata uang negara Paman Sam melemah.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp14.072/USD. Posisi ini anjlok 117 poin dibanding dengan penutupan sebelumnya di level Rp13.955/USD. (Baca: Rupiah Tembus Rp14.000/USD, Alarm bagi Pemerintah)

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.998/USD, melemah 105 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.893/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp13.982/USD. Posisi ini merosot 39 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.943/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada pada level Rp13.977/USD. Posisi tersebut memburuk 36 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp13.941/USD.

Sementara euro dan yen menguat lantaran pedagang mata uang tidak percaya bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga acuannya pada bulan depan.

Euro naik ke level terkuat sejak Mei terhadap USD, sementara Jepang naik ke level tertinggi dalam enam pekan karena merosotnya harga komoditas dan saham.

Hal itu mendorong apresiasi pada mata uang emerging market, yang dimulai setelah China mendavluasi yuan pada 11 Agustus lalu. Namun mata uang Afrika Selatan, rand menjadi mata uang yang paling terpukul hari ini. Adapun dolar Selandia Baru dan dolar Australia melemah ke posisi terendah enam tahun.

"Yen dan euro mendapatkan keuntungan dari risk aversion pasar negara berkembang yang disebabkan oleh kejutan devaluasi yuan dan dari perkiraan bahwa Fed tidak akan menaikkan suku bunga (bulan depan)," kata strategi pasar senior di Asia di Royal Bank of Scotland Group Plc Mansoor Mohi-uddin, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (24/8/2015).

Euro naik 0,5% menjadi 1,1446/USD pada pukul 11.34 di Tokyo setelah sebelumnya berada di level 1,1455/USD, sedangkan yen melonjak 0,8% menjadi 121,14/USD. Mata uang Selandia Baru turun 1,1% menjadi 66,15 sen AS dan dolar Australia turun 1% menjadi 72,44 sen AS.

Baca:

Belum Ada Sentimen Positif Bikin Rupiah Menguat

Negara Tirai Bambu Goyang Pasar Uang dan Saham Dunia
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
3 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
4 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
6 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
7 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
8 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
10 jam yang lalu
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved