IHSG Sesi I Ditutup Dekati Level Terendah 20 Bulan

Senin, 24 Agustus 2015 - 12:26 WIB
IHSG Sesi I Ditutup...
IHSG Sesi I Ditutup Dekati Level Terendah 20 Bulan
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini berakhir mendekati level terendah 20 bulan terakhir tertekan bursa Asia. IHSG merosot 189,58 poin atau 4,37% ke level 4.146,38.

IHSG awal pekan ini dibuka terkapar terimbas jatuhnya bursa Asia, terutama China. IHSG terdiskon 106 poin atau 2,44% ke level 4.230,25. Adapun posisi IHSG siang ini mendekati posisi pada 16 Desember 2013, yang ditutup pada level 4.125,95.

Sementara IHSG akhir pekan lalu mendekati level terendah 19 bulan terakhir akibat longsornya pasar saham dunia. IHSG terjun bebas 105,96 poin atau 2,39% ke level 4.335,95.
Bursa Asia siang ini masih memerah semua. Bursa saham China menyelam lebih dari 8% pada hari ini, dengan indeks Shanghai memberikan kekecewaan kepada investor setelah bursa anjlok 11% pekan lalu.

"Sulit untuk menilai apakah investor bereaksi berlebihan, atau apakah pasar dekat ke bawah. Fundamental ekonomi masih lemah dan sentimen investor babak belur. Ini sudah merupakan bencana pasar saham dalam skala kecil. Setiap rebound, jika ada, bisa saja karena faktor teknis," kata analis di China Investment Securities Alex Kwok, seperti dilansir dari Reuters, Senin (24/8/2015).

Adapun, indeks Shanghai anjlok 296,55 poin atau 8,45% menjadi 3.211,20; indeks Hang Seng merosot 1.039,92 poin atau 4,64% menjadi 21.369,70; indeks Straits Times turun 101,48 poin atau 3,42% menjadi 2.870,53 dan indeks Nikkei koreksi 718,70 poin atau 3,70% ke 18.717,13.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,79 triliun dengan 3,05 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp341,14 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,30 triliun dan aksi beli Rp959,22 miliar. Tercatat 16 saham menguat, 294 saham melemah dan 42 saham stagnan.

Sektor saham hari ini semuanya terkoreksi. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah industri dasar yang ambles 7,62%, diikuti perkebunan jatuh 7,36%.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik Rp500 menjadi Rp10.500, PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) menguat Rp35 menjadi Rp2.035 dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) naik Rp19 menjadi Rp486.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp395 menjadi Rp3.100, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp250 menjadi Rp5.800 dan PT Asahimas Flat Glat Tbk (AMFG) turun Rp225 menjadi Rp5.725.

(Baca: Bursa China Jatuh Terparah, IHSG Dibuka Terdiskon 106 Poin)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
3 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
4 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
6 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
7 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
8 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
10 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Jumat 20 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved