Bursa China Terkapar, IHSG Ditutup Terpuruk
Senin, 24 Agustus 2015 - 16:29 WIB
Bursa China Terkapar, IHSG Ditutup Terpuruk
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini ditutup terpuruk, terimbas terkaparnya bursa saham China yang mengalami kejatuhan harian terburuk sejak 2007. IHSG merosot 172,22 poin atau 3,98% ke level 4.163,73.
IHSG awal pekan ini dibuka terkapar terimbas jatuhnya bursa Asia, terutama China. IHSG terdiskon 106 poin atau 2,44% ke level 4.230,25 dan pada akhir sesi I berakhir mendekati level terendah 20 bulan di level 4.146,38.
Adapun posisi terendah sebelumnya dicetak pada 16 Desember 2013, yang ditutup pada level 4.125,95. Sementara IHSG akhir pekan lalu terjun bebas 105,96 poin atau 2,39% ke level 4.335,95.
Bursa Asia hari ini ditutup memerah semua. Investor Asia mengalami kepanikan dan keluar dari pasar, sehingga menyebabkan indeks Shanghai China mengalami kerugian harian terbesar sejak 2007 karena kekhawatiran berlebih terhadap kesehatan ekonomi China.
"Ini adalah saat penting untuk China, dengan pasar ekuitas jatuh bebas, sistem perbankan semakin kekurangan likuiditas, arus keluar modal meningkat dan perlambatan ekonomi cepat," tulis analis pasar IG Angus Nicholson dalam sebuah catatannya, seperti dilansir dari CNBC, Senin (24/8/2015).
Kegelisahan pasar China juga terkait anjloknya Wall Street Jumat lalu, dengan koreksi harian terdalam sejak empat tahun lalu.
Adapun, indeks Shanghai anjlok 297,84 poin atau 8,49% menjadi 3.209,91; indeks Hang Seng merosot 1.158,05 poin atau 5,17% menjadi 22.251,57; indeks Straits Times turun 118,48 poin atau 3,99% menjadi 2.854,15 dan indeks Nikkei koreksi 895,15 poin atau 4,61% ke 18.840,68.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,53 triliun dengan 5,31 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp680,08 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,82 triliun dan aksi beli Rp2,14 triliun. Tercatat 31 saham menguat, 291 saham melemah dan 66 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya terkoreksi. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah industri dasar yang ambles 7,62%, diikuti perkebunan jatuh 7,36%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik Rp600 menjadi Rp10.600, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) menguat Rp500 menjadi Rp26.000 dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp225 menjadi Rp12.675.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp150 menjadi Rp2.200, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp325 menjadi Rp5.725 dan PT Asahimas Flat Glat Tbk (AMFG) turun Rp375 menjadi Rp5.575.
Baca:
IHSG Sesi I Ditutup Dekati Level Terendah 20 Bulan
Bursa China Jatuh Terparah, IHSG Dibuka Terdiskon 106 Poin
IHSG awal pekan ini dibuka terkapar terimbas jatuhnya bursa Asia, terutama China. IHSG terdiskon 106 poin atau 2,44% ke level 4.230,25 dan pada akhir sesi I berakhir mendekati level terendah 20 bulan di level 4.146,38.
Adapun posisi terendah sebelumnya dicetak pada 16 Desember 2013, yang ditutup pada level 4.125,95. Sementara IHSG akhir pekan lalu terjun bebas 105,96 poin atau 2,39% ke level 4.335,95.
Bursa Asia hari ini ditutup memerah semua. Investor Asia mengalami kepanikan dan keluar dari pasar, sehingga menyebabkan indeks Shanghai China mengalami kerugian harian terbesar sejak 2007 karena kekhawatiran berlebih terhadap kesehatan ekonomi China.
"Ini adalah saat penting untuk China, dengan pasar ekuitas jatuh bebas, sistem perbankan semakin kekurangan likuiditas, arus keluar modal meningkat dan perlambatan ekonomi cepat," tulis analis pasar IG Angus Nicholson dalam sebuah catatannya, seperti dilansir dari CNBC, Senin (24/8/2015).
Kegelisahan pasar China juga terkait anjloknya Wall Street Jumat lalu, dengan koreksi harian terdalam sejak empat tahun lalu.
Adapun, indeks Shanghai anjlok 297,84 poin atau 8,49% menjadi 3.209,91; indeks Hang Seng merosot 1.158,05 poin atau 5,17% menjadi 22.251,57; indeks Straits Times turun 118,48 poin atau 3,99% menjadi 2.854,15 dan indeks Nikkei koreksi 895,15 poin atau 4,61% ke 18.840,68.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,53 triliun dengan 5,31 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp680,08 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,82 triliun dan aksi beli Rp2,14 triliun. Tercatat 31 saham menguat, 291 saham melemah dan 66 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya terkoreksi. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah industri dasar yang ambles 7,62%, diikuti perkebunan jatuh 7,36%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik Rp600 menjadi Rp10.600, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) menguat Rp500 menjadi Rp26.000 dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp225 menjadi Rp12.675.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp150 menjadi Rp2.200, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp325 menjadi Rp5.725 dan PT Asahimas Flat Glat Tbk (AMFG) turun Rp375 menjadi Rp5.575.
Baca:
IHSG Sesi I Ditutup Dekati Level Terendah 20 Bulan
Bursa China Jatuh Terparah, IHSG Dibuka Terdiskon 106 Poin
(rna)
Lihat Juga :