Bursa China Terkapar, IHSG Mampu Bangkit

Selasa, 25 Agustus 2015 - 16:23 WIB
Bursa China Terkapar,...
Bursa China Terkapar, IHSG Mampu Bangkit
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini mampu bangkit sejak awal perdagangan, meski bursa China kembali terkapar. IHSG terkerek 64,77 poin atau 1,56% ke level 4.228,50.

IHSG pagi tadi dibuka berhasil balik arah positif 24,45 poin atau 0,59% ke level 4.188,18 dan pada akhir sesi I IHSG parkir ke level 4. 244,97. Sementara IHSG kemarin ditutup terpuruk, terimbas terkaparnya bursa saham China yang mengalami kejatuhan harian terburuk sejak 2007. IHSG merosot 172,22 poin atau 3,98% ke level 4.163,73.

Bursa utama Asia hari ini ditutup variatif. Namun bursa saham China jatuh lagi pada Selasa, meskipun bursa lainnya di Asia mengalami rebound karena investor putus asa pada minimnya kebijakan dari Beijing dalam menanggapi menurunnya data perekonomian.

Indeks saham China jatuh lebih dari 7%, tingkat terendah sejak Desember 2015 setelah terjun lebih dari 85 pada Senin, yang telah mengirim gelombang kejutan di pasar keuangan global.

China sebagai salah satu mesin utama ekonomi dunia, telah menyusul Yunani dalam memberi kekhawatiran kepada investor global.

"Suasana panik mendominasi pasar dan saya tidak melihat tanda-tanda intervensi pemerintah yang berarti," kata analis Huatai Securities Zhou Lin, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (25/8/2015).

Setelah gejolak di Cina menggoncang pasar saham dan komoditas dunia pada Senin, pembuat kebijakan di negara lain di Asia berusaha untuk menenangkan kekhawatiran tentang dampak yang lebih luas pada ekonomi global.

Adapun, indeks Shanghai anjlok 244,94 poin atau 7,63% menjadi 2.964,97; indeks Hang Seng menguat 153,39 poin atau 0,72% menjadi 21.404,96; indeks Straits Times naik 41,81 poin atau 1,47% menjadi 2.885,20 dan indeks Nikkei koreksi 733,98 poin atau 3,96% ke 17.806,70.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,28 triliun dengan 7,41 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp588,16 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,07 triliun dan aksi beli Rp2,49 triliun. Tercatat 151 saham menguat, 163 saham melemah dan 71 saham stagnan.

Sektor saham hari ini ditutup variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah konsumer yang menguat 3,64%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor aneka industri, yang tergerus 1,25%.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp650 menjadi Rp42.100, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) menguat Rp475 menjadi Rp25.975 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp230 menjadi Rp4.355.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp250 menjadi Rp7.900, PT matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp80 menjadi Rp2.210 dan PT First Media Tbk (KLBV) turun Rp100 menjadi Rp2.100.

Baca:

Upaya Pemerintah Direspon Positif, IHSG Naik Hampir 2%

Investasi Saham Bertahap Cocok Ketika IHSG Menurun

Tips untuk Investor saat Kondisi Saham Terpuruk

(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
1 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
2 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
4 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
6 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved