Saham Melesat, Rupiah Ditutup di Bawah Rp14.000/USD

Kamis, 27 Agustus 2015 - 17:04 WIB
Saham Melesat, Rupiah...
Saham Melesat, Rupiah Ditutup di Bawah Rp14.000/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini ditutup di bawah Rp14.000/USD, di tengah melemahnya yen akibat melesatnya bursa saham Asia dan Wall Street.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada pada level Rp13.990/USD. Posisi tersebut membaik 143 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp14.133/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.002/USD, dengan kisaran harian Rp13.985-Rp14.239/USD. Posisi ini menguat tajam 123 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.125/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp14.026/USD. Posisi ini melesat 130 poin dibanding sebelumnya di level Rp14.156/USD.

Di tengah kinclongnya rupiah, yen berakhir terkoreksi terhadap USD pada Kamis karena meredanya ketegangan di pasar mata uang didukung pasar saham global, termasuk lonjakan 5% di indeks Shanghai, yang mengurangi risiko dan melemahnya permintaan untuk mata uang safe haven.

Komentar dari pejabat Federal Reserve mengecilkan prospek dari kenaikan suku bunga September membantu meningkatkan sentimen pasar. Permintaan yen dan euro menunjukkan tanda-tanda penurunan, namun, dengan USD naik sejalan dengan pasar saham global.

Para pedagang mengatakan, revisi ke atas untuk data pertumbuhan kuartal II di Amerika Serikat bisa meningkatkan USD.

USD naik 0,3% terhadap yen menjadi 120,24, dan jauh di atas level terendah tujuh bulan yang terjadi pada awal pekan di 116,15. Euro juga naik 0,4% terhadap yen ke 136,10. Sementara euro terhadap USD datar di 1,1320, jauh di bawah level tertinggi pekan ini di 1,1715. Indeks USD naik tipis menjadi 95,223.

"Fokusnya bergeser kembali ke data AS dan bank sentral. Pasar sedang menunggu komentar lebih dovish dari bank sentral untuk mengimbangi ketegangan yang berasal dari China," kata ahli strategi mata uang di Credit Agricole Manuel Oliveri, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (27/8/2015).

Baca:

Bursa China Naik Tajam, IHSG Ditutup Melesat Hampir 5%

Yen Lanjutkan Koreksi, Rupiah Bertahan menguat

(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
29 menit yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
1 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
3 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
6 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
7 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved