Eks Wantimpres SBY Sindir Kereta Cepat Proyek Politis

Senin, 31 Agustus 2015 - 18:59 WIB
Eks Wantimpres SBY Sindir...
Eks Wantimpres SBY Sindir Kereta Cepat Proyek Politis
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Emil Salim menyindir proyek kereta super cepat (high speed train/HST) yang dinilainya hanya proyek politis.

Pasalnya, megaproyek yang diminati China dan Jepang tersebut tidak masuk dalam Nota Keuangan 2015 ataupun dalam Rancangan Pembanguann Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. (Baca: Pengumuman Pemenang Proyek Kereta Cepet Molor).

"Bangun kereta cepat tidak ada di Nota Keuangan. Di Bappenas juga enggak. Dari mana? Dari politican," katanya di gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Menurutnya, saat ini para birokrat dan pemerintah terlalu diikat oleh peraturan dan menyebabkabn proses birokrasi di Tanah Air tidak efisien.

Pasalnya, birokrat ragu dalam mengambil sebuah kebijakan dan pada akhirnya menyebabkan pemakaian dana (disbusment) anggaran terbengkalai.

"Penyakit sekarang pencipta proyek tidak lagi andalkan birokrasi, tapi politik. Semakin banyak demand uang, semakin banyak keganjilan," tandasnya.

Sekadar informasi, dalam data Bappenas pemerintahan Jokowi memfokuskan pada pembangunan jalur kereta api sepanjang 3.258 kilometer (km) di Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan sepanjang lima tahun ke depan. (Baca: Kereta Cepat Jepang versus China).

Terdiri dari kereta api antar kota sepanjang 2.159 km dan kereta api perkotaan yang akan membentang sepanjang 1.099 km. Sedangkan dari penghematan kenaikan harga BBM subsidi, pemerintah akan memanfaatkannya untuk membangun jalur kereta api 101 km, peningkatan kapasitas jalur hingga 616 km di 2015.

Baca Juga:

Rizal Ramli: Kompetisi Proyek Kereta Cepat Ketat Sekali

Kereta Cepat versi China Lintasi Tiga Stasiun di Jakarta

Realisasi Kereta Cepat RI seperti Kue Setengah Matang
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
15 menit yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
4 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
5 jam yang lalu
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved