IHSG Dibuka Balik Melemah Kena Imbas Wall Street
Selasa, 01 September 2015 - 09:22 WIB
IHSG Dibuka Balik Melemah Kena Imbas Wall Street
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari pertama September dibuka balik arah melemah terimbas Wall Street dan bursa Asia. IHSG terkoreksi 31,5 poin atau 0,70% ke level 4.478,11.
IHSG kemarin ditutup berhasil tembus level 4.500 di tengah negatifnya mayoritas bursa Asia. IHSG terdongkrak 63,41 poin atau 1,43% ke level 4.509,61.
Penguatan itu seiring melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka memerah setelah Wall Street negatif semalam dan karena investor mencerna data ekonomi dari China.
Dikutip dari Reuters, indeks resmi manufaktur manajer pembelian China (PMI) turun tipis menjadi 49,7 pada Agustus dari 50 di bulan Juli, yang menunjukkan kontraksi. Data
PMI dari Caixin/Markit sebelumnya menunjukkan di angka 47,3 pada Agustus, di atas proyeksi awal 47,1 tapi turun dari bulan sebelumnya di 47,8.
Semalam, pasar saham Amerika Serikat (AS) berakhir di zona merah dan menjadi koreksi bulanan terburuk sejak 2012. (Baca: Wall Street Alami Koreksi Bulanan Terburuk sejak 2012)
Adapun, indeks Shanghai turun 70,56 poin atau 2,20% menjadi 3.136,81; indeks Hang Seng negatif 77,47 poin atau 0,36% menjadi 21.593,11; indeks Straits Times melemah 2,05 poin atau 0,07% menjadi 2.918,47 dan indeks Nikkei melemah 260,20 poin atau 1,38% ke 18.630,28.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp77 miliar dengan 86 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp11,01 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp25,22 miliar dan aksi beli Rp14,21 miliar. Tercatat 27 saham menguat, 66 saham melemah dan 49 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumer yang menurun 2,20%, diikuti manufaktur yang susut 1,75%. Sementara yang menguat tertinggi sektor perkebunan, yang naik 1,14%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp375 menjadi Rp17.500, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp75 menjadi Rp5.925 dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) naik Rp25 menjadi Rp5.175.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp525 menjadi Rp18.600, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp275 menjadi Rp19.350 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp250 menjadi Rp39.475.
Baca:
IHSG Dibayangi Data Makroekonomi, Cermati Saham Ini
IHSG Diprediksi Tertekan Jelang Pengumuman Inflasi
IHSG kemarin ditutup berhasil tembus level 4.500 di tengah negatifnya mayoritas bursa Asia. IHSG terdongkrak 63,41 poin atau 1,43% ke level 4.509,61.
Penguatan itu seiring melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka memerah setelah Wall Street negatif semalam dan karena investor mencerna data ekonomi dari China.
Dikutip dari Reuters, indeks resmi manufaktur manajer pembelian China (PMI) turun tipis menjadi 49,7 pada Agustus dari 50 di bulan Juli, yang menunjukkan kontraksi. Data
PMI dari Caixin/Markit sebelumnya menunjukkan di angka 47,3 pada Agustus, di atas proyeksi awal 47,1 tapi turun dari bulan sebelumnya di 47,8.
Semalam, pasar saham Amerika Serikat (AS) berakhir di zona merah dan menjadi koreksi bulanan terburuk sejak 2012. (Baca: Wall Street Alami Koreksi Bulanan Terburuk sejak 2012)
Adapun, indeks Shanghai turun 70,56 poin atau 2,20% menjadi 3.136,81; indeks Hang Seng negatif 77,47 poin atau 0,36% menjadi 21.593,11; indeks Straits Times melemah 2,05 poin atau 0,07% menjadi 2.918,47 dan indeks Nikkei melemah 260,20 poin atau 1,38% ke 18.630,28.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp77 miliar dengan 86 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp11,01 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp25,22 miliar dan aksi beli Rp14,21 miliar. Tercatat 27 saham menguat, 66 saham melemah dan 49 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumer yang menurun 2,20%, diikuti manufaktur yang susut 1,75%. Sementara yang menguat tertinggi sektor perkebunan, yang naik 1,14%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp375 menjadi Rp17.500, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp75 menjadi Rp5.925 dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) naik Rp25 menjadi Rp5.175.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp525 menjadi Rp18.600, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp275 menjadi Rp19.350 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp250 menjadi Rp39.475.
Baca:
IHSG Dibayangi Data Makroekonomi, Cermati Saham Ini
IHSG Diprediksi Tertekan Jelang Pengumuman Inflasi
(rna)
Lihat Juga :