Geliat Gedung Kantor Premium

Rabu, 02 September 2015 - 09:09 WIB
Geliat Gedung Kantor...
Geliat Gedung Kantor Premium
A A A
Pembangunan gedung perkantoran masih marak di kawasan pusat bisnis Jakarta dan beberapa wilayah di Indonesia.

Hal ini tak lain untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan akan ruang kantor mengingat pesatnya perkembangan ekonomi dan wirausaha di Tanah Air.

Salah satunya gedung kantor terbaru besutan PT Lippo Karawaci Tbk, yang baru saja meluncurkan menara perkantoran baru Lippo Tower Holland Village. Menara perkantoran grade A yang berada di dalam kawasan pembangunan Holland Village, Cempaka Putih, ini ditawarkan dengan skema hak milik (strata title).

Lippo Tower Holland Village terdiri dari 18 lantai, dengan total luas bangunan mencapai 26.000 meter persegi. Sales Manager Holland Vilage Rinto mengatakan, sejak diluncurkan pada Mei 2014, respons pasar sangat positif. “Mayoritas sudah sold out. Adapun unit perkantoran yang masih available, hanya ukuran 120 meter persegi dan 240 meter persegi,” ujarnya. Lippo Tower Holland Village, lanjut dia, merupakan sarana baru investasi yang prospektif bagi para investor yang menginginkan nilai tambah di wilayah Jakarta Pusat.

Terlebih, tukas Rinto, secara lokasi proyek ini sangat strategis, karena berada di kawasan terpadu yang terintegrasi dengan apartemen mewah, pusat perbelanjaan dan hiburan, rumah sakit, sekolah internasional, ruang terbuka hijau, dan lain-lain. Sementara itu, pengembang properti yang berbasis di Singapura, Keppel Land Limited (Keppel Land), menggelar seremonial penutupan atap (topping off) International Financial Centre (IFC) Jakarta Tower 2, gedung perkantoran komersial yang berlokasi di kawasan CBD Jakarta.

“Indonesia merupakan salah satu pasar pertumbuhan utama bagi Keppel Land, di mana kami akan terus mengembangkan bisnis kami. International Financial Centre Jakarta Tower 2 akan memperkuat portofolio gedung komersial berkualitas Keppel Land di Asia, seiring dengan selesainya pembangunan gedung ini,” ujar CEO Keppel Corporation Limited dan Chairman Keppel Land Loh Chin Hua.

Lebih lanjut dia mengatakan, Indonesia dapat terus menarik arus investasi asing, di mana dengan adanya beberapa lembaga keuangan dan investasi bisnis, dapat memperluas eksistensi mereka. Hal ini, kata Loh Chin Hua, akan mendukung permintaan untuk ruang perkantoran Grade A pada lokasi premium.

“Kami yakin, lokasi yang strategis dan kualitas premium yang dimiliki International Financial Centre Jakarta Tower 2 dapat memenuhi kebutuhan perusahaan, baik lokal dan multinasional,” sebutnya.

Rendra Hanggara
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Dugaan Korupsi Impor...
Dugaan Korupsi Impor Gula, Kejagung Geledah Kantor Kemendag
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved